Tilang Manual Berlaku selama Razia Besar-besaran, Begini Penjelasan Polisi
Tilang manual kembali berlaku saat Operasi Patuh Jaya 2025. Salah satunya sempat terlihat di akun resmi twitter alias X TMC Polda Metro Jaya.
Tilang manual kembali berlaku saat Operasi Patuh Jaya 2025. Salah satunya sempat terlihat di akun resmi twitter alias X TMC Polda Metro Jaya.
Dalam foto tersebut, polisi terlihat sedang mencatat pelanggaran pengemudi sepeda motor di buku tilang.
Terkait hal ini, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin angkat bicara. Dia mengamini, penindakan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE tetap menjadi prioritas utama. Namun, kenyataannya, tidak semua ruas jalan telah terjangkau ETLE.
"Nah untuk ruas-ruas jalan yang tidak tercover oleh ETLE baik itu stasioner maupun mobile, itu harus dilakukan penindakan tilang konvensional apa pun tilang manual," kata dia dalam keterangannya, Selasa (15/7).
Dia menjelaskan, salah satu jenis pelanggaran yang menjadi target Operasi Patuh Jaya yaitu pelanggaran melawan arus. Sementara itu, masih ada jalan rawan pelanggaran hal tersebut justru belum tersentuh kamera ETLE.
"Kalau misalnya semua mengandalkan ETLE tidak tercover dong kan ETLE baru terpasang pada ruas-ruas jalan tertentu," ucal dia.
Komarudin mencontohkan, pelanggaran yang sering terjadi di daerah pinggiran seperti anak di bawah umur yang membawa kendaraan bemotor. Mereka tak mungkin berada di jalan protokol, karena itu polisi akan turun langsung ke wilayah pinggiran.
"Jadi anggota menyasar pada titik-titik yang memang sering terjadi pelanggaran-pelanggaran seperti yang dimasuk dalam target operasi. Nah yang disasar ke daerah-daerah pinggiran yang tidak tercover oleh statis maupun mobile," ucap dia.
Terkait potensi pungli saat memberlakukan tilang manual, Komarudin menegaskan tak akan mentoleransi petugas kedapatan melanggar aturan.
"Masyarakat silahkan laporkan ke saya langsung manakala ada tindakan yang tidak profesional baik saat operasi maupun tidak. Saya pastikan akan di proses setiap perilaku petugas yg mencederai semangat profesionalitas petugas," tandas dia.