Tewas dalam Toren, Kepala Ibu dan Anak Terluka
Polisi belum mengetahui secara pasti penyebab luka pada kepala kedua korban.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, jenazah ibu dan anak yang ditemukan tewas di dalam toren rumahnya terdapat luka di bagian kepala.
Diketahui, dua jenazah inisial TSL dan anak perempuannya berinisial ES (35) ditemukan tewas di toren rumahnya Jalan Angke Barat RT 05/RW 02 Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (7/3).
"Yang pasti dari visum RS Polri Kramat Jati, lihat secara fisik itu ada luka di bagian kepala dua-duanya," kata Arfan saat dihubungi, Minggu (9/3).
Akibat Benda Tumpul
Namun, dirinya tidak mengetahui secara pasti luka akibat apa yang terdapat pada kepala kedua korban. Ia hanya memastikan luka akibat benda tumpul.
"Ya enggak tahu (luka apa), benda tumpul lah. Tapi kan kita belum bisa ambil final juga ya, karena visumnya kan dari dokter. Tapi kan dari sisi fisiknya yang kita lihat luka di kepala gitu," jelasnya.
"Itu yang kita curigai, wah ini kok ada luka di kepala gitu loh, yang pasti luka," pungkasnya.
Sebelumnya, Wanita berinisial TSL dan anak perempuannya berinisial ES (35) yang ditemukan tewas dalam bak penampungan air (toren) di rumahnya Jalan Angke Barat RT 05/RW 02 Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (7/3). Kedunya sempat berselisih dengan anak lelakinya (R) terkait izin menikah.
Salah satu tetangga korban, Surya menuturkan bahwa anak laki-lakinya berinisial R sempat cekcok dengan ibunya (TSL) karena ingin menikah dan melangkahi kakak perempuannya yang tak kunjung menikah.
Namun, kata Surya, korban TSL tidak mengizinkan R untuk menikah sebelum kakaknya, korban ES menikah terlebih dahulu.
"Kakaknya sih usianya 35 tahun, adiknya mau nikah, sempat ada cekcok," kata Surya.