Teka Teki Kematian Tahanan Kasus Pencurian Hewan di Mapolres Lumajang Terjawab
Keluarga RH merasa curiga bahwa kematiannya disebabkan oleh tindakan kekerasan yang dialaminya saat ditahan.
Massa mengamuk, mendatangi Mapolres Lumajang, Jawa Timur, Minggu (12/10) malam lalu. Mereka adalah keluarga salah satu tahanan yang tewas.
Usut punya usut, RH, tahanan Mapolres Lumajang kasus pencurian hewan meregang nyawa.
Keluarga RH merasa curiga bahwa kematiannya disebabkan oleh kekerasan yang dialaminya saat ditahan. Namun, hasil autopsi dari RSUD dr Hariyoto menunjukkan bahwa RH meninggal akibat peningkatan asam lambung yang menyebabkan penyumbatan saluran pernapasan.
"Untuk memastikan penyebab kematian RH, polisi segera membawa jenazahnya ke RSUD dr Hariyoto untuk dilakukan autopsi," jelas Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro Abimanyu.
Cairan Berwarna Kuning di Lambung
Dokter Forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, dr. Deka Bagus Binarsa, mengungkapkan bahwa pada seluruh sistem pencernaan RH terdapat kandungan asam lambung yang cukup tinggi.
"Saat dilakukan pembedahan, terlihat cairan berwarna kekuningan di area lambungnya," ungkap dr. Deka.
Selain itu, cairan asam lambung juga terdeteksi di seluruh sistem pernapasan RH. Berdasarkan temuan tersebut, dokter menyimpulkan bahwa kematian RH disebabkan oleh asam lambung yang masuk ke dalam saluran pernapasan.
"Ditemukan asam lambung yang masuk ke saluran napas itu yang menyebabkan terjadinya kematian pada pelaku RH," tambahnya.
Kronologi Kematian Tahanan RH
RH, yang sebelumnya diberitakan, ditangkap karena terlibat dalam kasus pencurian hewan di Desa Gedang Mas, Kecamatan Randuagung, Lumajang pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025.
Ketika proses penangkapan berlangsung, RH mencoba melarikan diri sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas untuk melumpuhkannya.
Setelah penangkapan, RH langsung dibawa ke Mapolres Lumajang untuk ditahan. Namun, ia mengeluhkan rasa sakit di perut dan mual. Petugas pun memberikan makanan untuk mengatasi keluhan tersebut, dan rasa mual RH pun berkurang.
Akan tetapi, pada sore harinya, ia kembali mengeluh sakit dan segera dibawa ke RS Bhayangkara. Sayangnya, saat menjalani perawatan di rumah sakit, RH dinyatakan meninggal dunia.