Tahukah Anda? Banjarmasin Sukseskan 4 Program Prioritas Nasional, Termasuk Makan Bergizi Gratis!
Pemerintah Kota Banjarmasin serius mengawal empat Program Prioritas Nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih, demi kesejahteraan warganya. Simak selengkapnya!
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan empat program prioritas nasional. Inisiatif ini meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta Ketahanan Pangan yang menjadi fokus utama daerah.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, pada Jumat lalu, mengungkapkan bahwa pelaksanaan program-program ini mendapatkan pemantauan langsung dari Tim Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia. Pemantauan ini penting untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan program di lapangan.
Kunjungan rombongan dari Deputi I Bidang Komunikasi dan Informasi RI pada 16 Oktober 2025 tersebut bertujuan untuk memonitoring implementasi program prioritas nasional dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Banjarmasin menjadi salah satu kota yang menjadi sorotan dalam evaluasi ini.
Realisasi Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih
Dalam upaya mendukung peningkatan gizi masyarakat, program Makan Bergizi Gratis di Kota Banjarmasin telah menunjukkan capaian signifikan. Program ini telah terealisasi di puluhan sekolah, dengan lebih dari 20 ribu siswa yang merasakan manfaat langsung dari inisiatif tersebut.
Ikhsan Budiman menyampaikan apresiasinya terhadap kunjungan tim pemantau. "Terima kasih atas kunjungan dari Tim Deputi. Kami sampaikan bahwa ada empat program prioritas yang telah dijalankan di Banjarmasin, yaitu Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih dan Ketahanan Pangan,” jelas Ikhsan.
Selain itu, pengembangan ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian melalui program Koperasi Merah Putih. Sebanyak 52 unit koperasi telah didirikan di Banjarmasin, sesuai dengan jumlah kelurahan yang ada di kota tersebut, menunjukkan pemerataan akses ekonomi.
Dari total koperasi yang terbentuk, enam di antaranya sudah beroperasi secara aktif, dan tiga unit bahkan telah menjadi percontohan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Koperasi-koperasi ini fokus pada penyediaan obat-obatan, sembako, dan distribusi gas LPG untuk kebutuhan masyarakat.
Pengembangan Sekolah Rakyat dan Tantangan Ketahanan Pangan
Pemerintah Kota Banjarmasin juga serius dalam program Sekolah Rakyat, yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial. Puluhan siswa telah dikirim untuk mengikuti program ini di berbagai sentra pendidikan.
Pelaksanaan program Sekolah Rakyat dilakukan di Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sentra Budi Luhur di Jalan Ahmad Yani KM 29 Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, serta di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Kota Banjarmasin. Ini menunjukkan jangkauan program yang luas.
Dalam mendukung inisiatif ini, Pemkot Banjarmasin bahkan telah mengajukan proposal pembangunan sekolah rakyat kepada pemerintah pusat. Proposal tersebut telah mendapatkan tanggapan positif dan serius dari Kementerian Sosial (Kemensos), membuka peluang pengembangan lebih lanjut.
Meskipun demikian, program ketahanan pangan di Banjarmasin menghadapi tantangan tersendiri. Keterbatasan lahan pertanian yang kini hanya tersisa sekitar 2.000 hektare akibat padatnya pemukiman penduduk menjadi kendala utama. Pemkot Banjarmasin terus berupaya mencari solusi inovatif untuk mewujudkan ketahanan pangan di tengah kondisi ini.
Sumber: AntaraNews