Surat suara tertukar, pencoblosan di Boyolali diulang
"Kami akan melakukan pencoblosan ulang, besok,” ujar Sapto.
Pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) di Kabupaten Boyolali diwarnai insiden tertukarnya surat suara. Di TPS 3 Desa Beji, Kecamatan Andong yang merupakan Dapil III DPRD, pemilih justru menerima surat suara untuk dapil II DPRD Boyolali.
Akibatnya, KPU setempat harus menjadwalkan pemungutan suara ulang, pada Jumat (11/4).
Ketua KPU Boyolali Siswadi Sapto Harjono membenarkan, pihaknya akan melakukan pencoblosan ulang dilakukan di TPS 3 Desa Beji.
"Kami akan melakukan pencoblosan ulang, besok,” ujar Sapto saat dihubungi merdeka.com, Kamis (10/4).
Topik pilihan: Bawaslu | Quick Count Pemilu 2014
Menurut Sapto, tertukarnya surat suara tersebut akibat human error. Padahal pihaknya sudah melakukan penyortiran.
"Mungkin saja KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) yang kerja seharian kelelahan sehingga tidak teliti saat memeriksa,” katanya.
Lebih lanjut Sapto menjelaskan, jumlah surat suara yang tertukar ada 18. Hari ini, lanjut Sapto KPU Boyolali mendistribusikan undangan memilih kepada 246 warga yang datang ke TPS saat pemilu lalu.
“Sebenarnya daftar pemilih ada 380 orang, namun yang datang hanya 246 orang, jadi mereka yang akan kami undang,” paparnya.
Baca juga:
Aksi bisu protes kualitas tinta pemilu di depan KPU
Aksi siram tinta dan celurit kertas suara warnai pemilu di Jatim
Ahok: Saya sudah diwakafkan Gerindra di DKI
8 Kotak suara di Timika hilang
KPU serahkan ke polisi kasus kecurangan pemilu di Bogor