Sosok Suryadharma Ali di Mata Hakim Konstitusi Arsul Sani: Selalu Berprasangka Baik dan Mudah Percaya Sama Orang
Arsul Sani mengenang sosok ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu sebagai pribadi yang baik
Hakim Konstitusi, Arsul Sani mengaku sangat kehilangan atas meninggalnya mantan Menteri Agama Suryadharma Ali. Arsul Sani yang juga merupakan anak buah Suryadharma Ali saat memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengenang sosok yang karib disapa SDA itu sebagai pribadi yang baik.
"Pak SDA orang baik, selalu berprasangka baik (khusnudzon) dan mudah percaya sama orang," kata Arsul kepada wartawan, Kamis (31/7).
Arsul mengatakan, kebaikan SDA kerap disalah artikan dan dimanfaatkan untuk kepentingan yang tidak baik oleh orang lain. Dampaknya membawa bencana hukum bagi SDA kala itu.
"Meski kemudian ada saja yg memanfaatkan sifat khusnudzonnya dan mudah percayanya itu sehingga membawa musibah hukum bagi beliau," kenang Arsul.
Sebagai rekan separtai pada saat itu, Arsul melihat SDA selalu perhatian terhadap para jajarannya. Momen paling diingat Arsul, khususnya saat pertama bergabung bersama partai berlambang Kabah tersebut adalah ketika dipercaya menjabat sebagak ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPP PPP.
"Pak SDA juga perhatian terhadap anak buah dan orang lain. Ketika saya bersedia diajak Pak Lukman Hakim Saifuddin & Pak Soleh Amin, SH masuk PPP, beliau menempatkan saya sebagai Ketua LBH DPP PPP meski baru saling kenal," ujar Arsul.
Arsul menambahkan, sebagai ketua umum PPP, kala itu SDA sering berdiskusi tentang persoalan hukum. Bukan sebagai atasan dan anak buah, melainkan rekan yang saling mengisi.
"Selama menjadi pengurus PPP dibawah beliau sebagai ketua umum, setiap diskusi isu hukum dengan beliau, maka itu sebagai obrolan antar teman, tidak model percakapan pimpinan dan ank buah," kata Arsul.
Mendoakan mendiang SDA, Arsul memanjatkan doa terbaik agar almarhum diterima di sisi-Nya.
"Buat saya wafatnya beliau tentu sebuah kehilangan, namun saya percaya beliau husnul khotimah," dia menandasi.
Kepergian Suryadharma Ali
Diberitakan sebelumnya, Mantan Menteri Agama RI, Suryadharma Ali dikabarkan meninggal dunia. Dia disebut tutup usia hari ini, Kamis (31/7/2025) pukul 04.18 WIB.
Akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) membenarkan kabar duka tersebut.
"Meninggal pada hari Kamis, 31 Juli 2025, pukul 04.18 WIB di RS. Mayapada Jakarta," tulis akun @bimasislam, dikutip Liputan6.com, Kamis pagi.
Suryadharma Ali lahir pada 19 September 1956 di Jakarta. Dia menyelesaikan pendidikan tingginya di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. SDA, begitu sapaan akrabnya di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Diketahui, SDA menjanat Ketua Umum PPP dari 3 Februari 2007 hingga 16 Oktober 2014, menggantikan Hamzah Haz dan kemudian digantikan oleh Muhammad Romahurmuziy.
Pada 22 Oktober 2009, SDA diangkat sebagai Menteri Agama dalam kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menggantikan Muhammad Maftuh Basyuni. Namun pada 28 Mei 2014, SDA mundur diri setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji.