Siswa SMAN 3 Semarang Muhammad Ridanara Adiyatma Terpilih sebagai Presiden Rohis Nasional Periode 2025-2027
Muhammad Ridanara Adiyatma, siswa SMAN 3 Semarang, resmi terpilih sebagai Presiden Rohis Nasional I periode 2025-2027 dan bertekad jadikan Rohis motor dakwah digital.
Muhammad Ridanara Adiyatma, seorang siswa berprestasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Semarang, berhasil menorehkan sejarah baru. Ia resmi terpilih sebagai Presiden Rohani Islam (Rohis) Nasional I untuk periode bakti 2025-2027. Pemilihan ini berlangsung dalam Kongres Rohis Nasional I yang diselenggarakan di Jakarta.
Kongres bergengsi tersebut diselenggarakan mulai tanggal 12 hingga 15 November 2025. Ridanara berhasil mengungguli kandidat lain setelah melalui serangkaian seleksi ketat serta debat visi-misi yang komprehensif. Program kerjanya dinilai sangat inovatif dan relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.
Kemenangan ini menandai pertama kalinya seorang siswa dari Jawa Tengah memimpin organisasi Rohis tingkat nasional. Terpilihnya Ridanara diharapkan membawa semangat baru bagi seluruh aktivis Rohis di seluruh Indonesia. Ia bertekad menjadikan Rohis sebagai motor penggerak dakwah digital yang positif.
Visi Kepemimpinan dan Program Unggulan Presiden Rohis Nasional
Ridanara Adiyatma menyatakan bahwa kepemimpinannya merupakan rahmat sekaligus tanggung jawab besar. Ia berkomitmen menjadikan Rohis Nasional sebagai motor penggerak dakwah digital yang efektif. Hal ini bertujuan untuk menyebarkan nilai-nilai Islam moderat dan toleran di kalangan pelajar.
Fokus utamanya adalah memperkuat jaringan Rohis daerah di seluruh Indonesia. Optimalisasi komunikasi dan kolaborasi antar Rohis sekolah menjadi prioritas. Ini penting untuk memastikan sinergi dalam pembinaan karakter keagamaan.
Selain itu, Ridanara akan menginisiasi program "Rohis Digital" yang memanfaatkan media sosial dan platform online. Konten edukasi Islam yang menarik dan positif akan disajikan bagi remaja. Program ini juga mencakup penyelenggaraan "National Youth Leadership Camp" untuk pengembangan potensi.
Ia juga bertekad menjadikan Rohis sebagai wadah bagi pelajar mengembangkan potensi diri. Ini sejalan dengan upaya memperkuat nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Rohis diharapkan menjadi sarana pembinaan yang komprehensif.
Apresiasi dan Harapan dari Kementerian Agama
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Ridanara. Ia menyebut ini sebagai bukti keunggulan siswa tidak hanya akademik. Ridanara juga memiliki jiwa kepemimpinan kuat dan komitmen pada pembinaan moral keagamaan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jateng, Nurzaini Wahyu Widodo, menekankan momen ini sebagai torehan sejarah. "Bahwa ini adalah torehan Sejarah, karena pertama kalinya diadakan kegiatan Kongres Rohis Nasional 1 dengan agenda memilih Presiden Rohis Nasional, yang kemudian terpilih ananda Ridanara dari Jawa Tengah," ujarnya.
Nurzaini berharap terpilihnya Ridanara membawa energi baru dan semangat kolaborasi. Ini ditujukan bagi seluruh aktivis Rohis di tanah air. Organisasi ini diharapkan semakin relevan dalam membina generasi muda berakhlak mulia dan berwawasan luas.
Pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pelajar. Mereka didorong untuk aktif dalam kegiatan keagamaan dan kepemimpinan. Rohis memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Sumber: AntaraNews