LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sidang Perdana Tewasnya Junior ATKP Makassar, Terdakwa Cium Tangan Dosen

Sebelum sidang dimulai, Rusdi sempat menyalami dan mencium tangan seorang perempuan. Ternyata perempuan itu adalah Nining Idyaningsih, Wadir III bidang Ketarunaan ATKP Makassar.

2019-06-24 18:36:24
Kekerasan di Sekolah
Advertisement

Siswa Senior Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Muhammad Rusdi (21) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (24/6), atas kasus tewasnya juniornya Aldama Putra Pongkala (19). Dia didakwa pasal berlapis.

Sebelum sidang dimulai, Rusdi sempat menyalami dan mencium tangan seorang perempuan. Ternyata perempuan itu adalah Nining Idyaningsih, Wadir III bidang Ketarunaan ATKP Makassar. Dia ikut berjalan di antara awak media saat terdakwa Muhammad Rusdi digiring masuk ke ruang sidang Bagir Manan. Sebelum memasuki pintu ruangan, Muhammad Rusdi langsung meraih tangan Nining dan menciumnya. Selanjutnya dia masuk ke ruang sidang dan duduk di kursi pesakitan.

"Sedih juga dengan kejadian ini. Tidak menyangka sampai harus begini," tutur Nining.

Advertisement

Kedatangannya ke pengadilan sebagai perwakilan ATKP Makassar. Rencananya, jika tidak ada kendala, dia akan kembali hadir di sidang berikutnya pada 1 Juli dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

"Ya datang ke sini arahan pimpinan untuk memberikan dukungan moril ke terdakwa (Muhammad Rusdi)," tutur Nining.

Advertisement

Disinggung soal status terdakwa di ATKP Makassar, pihaknya masih menunggu keputusan sidang dewan kehormatan. SK pemecatan akan dikeluarkan setelah keluarnya vonis di PN Makassar.

Ditanya soal pengawasan taruna pasca kejadian itu agar tidak terulang, Nining mengatakan, pihak ATKP Makassar telah menambah personel pengawasan dan memperketat penjagaan.

"Jika sebelumnya pengawasan 1 x 24 jam oleh 6 orang dari 3 personel TNI AURI dan 3 orang ASN dari ATKP Makassar, saat ini menjadi 1 x 12 jam dengan demikian dalam sehari ada dua sift masing oleh 6 orang pengawas," kata Nining.

Pola pendidikan juga terpantau. Diterapkan pembauran agar tidak ada lagi sekat antara senior dan junior. Misalnya ke kantin bisa bersama senior-junior. Upaya lain yang dilakukan untuk mengakrabkan lintas angkatan taruna di ATKP antara lain menggelar kegiatan tudang sipuling, malam keakraban dengan nonton bersama di mini teater kampus.

Baca juga:
Senior ATKP Makassar Aniaya Junior Hingga Tewas Pasrah Didakwa Pasal Berlapis
Sidang Perdana Taruna ATKP Tewas Gara-gara Tak Pakai Helm Digelar Siang Ini
Polisi Cek CCTV Usai Temukan Fakta Baru Kematian Taruna ATKP Makassar
Rekonstruksi Kasus Kematian Taruna ATKP Makassar, Polisi Temukan Fakta Baru
Hasil Autopsi Polisi Taruna ATKP Makassar Tewas karena Pukulan Benda Tumpul
Ayah Taruna ATKP Tewas Dianiaya Senior Tanya Kelanjutan Kasus ke Polisi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.