Sempat Bersitegang, Pendemo dan Gubernur Lampung Akhirnya Duduk Bareng Lesehan
Mereka kemudian duduk bersama perwakilan pendemo untuk mendengarkan langsung aspirasi yang disuarakan.
Aksi demonstrasi ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung sempat memanas pada Senin (1/9). Namun akhirnya berjalan kondusif.
Sejumlah pejabat hadir langsung di lokasi, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, serta pimpinan fraksi partai di DPRD Lampung.
Mereka kemudian duduk bersama perwakilan pendemo untuk mendengarkan langsung aspirasi yang disuarakan.
Respons Gubernur Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani mengapresiasi aksi mahasiswa dan masyarakat yang berlangsung tertib. Ia menyebut aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.
"Aksi ini menjadi evaluasi bagi kami. Semua aspirasi yang telah disampaikan akan kami perjuangkan dan sampaikan ke pusat. Mari kita sama-sama jaga Lampung agar bisa lebih baik," kata Rahmat.
Kapolda Irjen Helmy Santika turut menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan saat kericuhan demonstrasi di Jakarta.
"InsyaAllah kejadian ini tidak akan terulang lagi. Mohon beri ruang seluas-luasnya kepada tim yang sedang bekerja agar hasilnya terang di publik dan bisa memenuhi rasa keadilan," ujar Helmy.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi.
"Tunjukkan bahwa Lampung bisa menyampaikan aspirasi dengan damai dan kondusif," tandasnya.