LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Santap Daging Babi, 82 Jemaat Gereja HKBP Desa Pangkalan Siatak Keracunan

Dia memaparkan, sebelumnya warga Dusun I Tungkam Jaya, Desa Pangkalan Siatak, baik yang beragama Islam dan Kristen, menghadiri doa keselamatan warga di halaman gereja HKBP, sekitar pukul 12.30 Wib.

2020-02-27 02:05:00
Keracunan Makanan
Advertisement

Keracunan massal terjadi di Langkat, Sumut, sejak Selasa (25/2) malam sekitar pukul 23.00 Wib. 82 Warga mengeluh sakit, seperti pusing, mual, muntah dan demam, setelah menyantap hidangan dengan lauk olahan daging babi.

Peristiwa ini terjadi setelah para korban menyantap hidangan yang diperoleh di Gereja HKBP Dusun I Tungkam Jaya, Desa Pangkalan Siatak, Pangkalan Susu, Langkat, Selasa (25/2). "Korban merupakan 82 jemaat Gereja HKBP Desa Pangkalan Siatak," kata Kapolsek Pangkalan Susu, AKP Ilham.

Dia memaparkan, sebelumnya warga Dusun I Tungkam Jaya, Desa Pangkalan Siatak, baik yang beragama Islam dan Kristen, menghadiri doa keselamatan warga di halaman gereja HKBP, sekitar pukul 12.30 Wib. Warga yang beragama Islam mendapat sajian menu makanan dengan lauk ayam kampung.

Advertisement

"Sedangkan untuk jemaat gereja atau warga yang beragama Kristen disajikan nasi dengan lauk olahan daging babi," sebut Ilham.

Setelah acara doa bersama selesai, warga menyantap makanan yang disajikan untuk mereka. Setelah makan bersama selesai, seluruhnya kembali ke rumah masing-masing. Sebagian jemaat gereja membawa pulang makanan ke rumah.

"Sekitar pukul 23.00 Wib, warga yang beragama Kristen yang mengikuti acara doa bersama dan yang memakan makanan dari tempat acara tersebut mengeluh sakit pada perut, muntah-muntah, pusing, mencret dan sebagian ada yang demam," jelas Ilham.

Advertisement

Keesokan harinya, Rabu (26/2) sekitar pukul 09.00 Wib, 82 warga yang diduga keracunan makanan itu berkumpul di Gereja GKPI. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Puskesmas Pangkalan Susu.

"Tujuh orang dirujuk ke RS Mitra Medika Pangkalan Brandan," kata Kepala Dinas Kesehatan Langkat, Sofyan Armaya.

Dia mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel dari lokasi kejadian. Sampel makanan itu akan diuji di laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.

"Baru nanti dapat hasilnya, apakah itu bakteri atau sejenis apa baru bisa dipastikan dia keracunan apa tidak," sebut Sofyan.

Dia mengatakan, para pasien telah diberi pengobatan dari dokter dan bidan setempat. "Kami juga tadi sudah ke lapangan untuk memberikan obat-obatan dan pelayanan," sebutnya.

Selain 7 orang yang dirujuk ke rumah, 75 warga lainnya diperkenankan pulang. Namun mereka tetap diobservasi tenaga media setempat.

Baca juga:
Makan Daging Anjing, 27 Warga Saimalungun Keracunan
BPOM Pastikan Ikan Tongkol Puger Jember Aman Dikonsumsi
Puluhan Warga Tasik Keracunan Usai Santap Nasi Dus Syukuran
Korban Keracunan Tongkol Bakar Capai 250 Orang, Pemerintah Duga Ada Pedagang Nakal
Ratusan Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol saat Malam Tahun Baru
7 Warga Garut Keracunan Usai Makan Jamur Liar

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.