Puluhan Warga Tasik Keracunan Usai Santap Nasi Dus Syukuran
Merdeka.com - Sebanyak 53 warga Kampung Sukamaju dan Cihaur, Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya terpaksa harus menjalani perawatan. Mereka diduga mengalami gejala keracunan usai menyantap hidangan nasi dus yang dibagikan tetangganya saat syukuran pada Selasa (31/12).
Zaenal Muttaqin (43), warga Kampung Cihaur menyebut, awalnya pada Rabu (1/1) pagi anaknya yang masih berusia 12 tahun merasakan mual, pusing, muntah, hingga buang air besar.
"Anak saya memang ikut acara syukuran. Dan malamnya, ternyata banyak juga tetangga yang merasakan hal serupa," ujarnya, Kamis (2/1).
Anaknya bersama sejumlah warga, disebut Zaenal langsung dijemput menggunakan ambulans milik Puskesmas Manonjaya. Di sana, semuanya langsung mendapatkan perawatan intensif.
Zaenal menjelaskan, nasi dus yang disantap anaknya berisi daging ayam, mie, kentang, semur cabai hijau hingga makanan ringan. Semua makanan yang ada di dalam dus pun disebutnya habis disantap oleh anaknya.
"Saat mengalami gejala keracunan anak saya sempat diberi air asem yang ditambah gula aren untuk menyembuhkan karena sejak pagi sampai siang begitu terus. Tapi saya tetap bawa ke dokter agar bisa segera sembuh. Ternyata di Puskesmas Manonjaya puluhan warga juga tengah dirawat karena mengalami gejala keracunan seperti anak saya," jelasnya.
Hingga Kamis (2/1), jumlah pasien keracunan terus bertambah seiring berdatangannya warga yang mengalami gejala keracunan. Berdasarkan pantauan, 37 orang dirawat di UGD UPT Puskesmas Manonjaya, dimana satu diantaranya dirujuk ke rumah sakit di Singaparna. Dan selain yang dirawat di Puskesmas dan rumah sakit, beberapa warga juga ada yang dirawat di rumah masing-masing.
Berdasarkan data yang diterima, keracunan tersebut terjadi di RT 05, 11 RW 01. Dalam kejadian ini, Kodim 0612 Tasikmalaya dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya pun berupaya dengan memberikan bantuan berupa 25 belangkar.
Kepala UPT Puskesmas Manonjaya, Ijang Budiana Nur mengungkapkan bahwa warga diketahui mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan yang disajikan dalam acara syukuran rumah milik Y pada Selasa (31/12) malam.
"Makanan itu berupa nasi dus yang berisi telur, daging ayam, kentang, mie, tahu, dan semur cabai. Ada warga yang memakannya pada Selasa malam itu dan sebagian lagi dimakan Rabu (1/1) pagi," sebutnya.
Untuk warga yang dirawat di UGD UPT Puskesmas Manonjaya, disebutnya kebanyakan karena mereka menyantap nasi dus langsung usai pulang acara syukuran.
Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Heru Suharto mengatakan bahwa keracunan yang terjadi di 2 Kampung tersebut tercatat menyebabkan 53 orang harus mendapatkan perawatan.
"Di UPT Puskesmas berjumlah 37 orang, seorang dirujuk ke RS Singaparna Medika Citra Utama (SMC) dan 14 orang lain masih dirawat di rumahnya masing-masing," terangnya.
Herus menyebut tahapan dalam penanganan keracunan, pihaknya sudah melakukan pengambilan sample dari warga berupa sisa makanan dan muntahan untuk diperiksa di laboratorium. Keracunan yang terjadi sendiri disebutnya telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).
"Kami meminta supaya para pasien yang telah mengalami keracunan itu tidak akan disuruh pulang jika mereka belum dinyatakan sembuh. Sedangkan, untuk biaya perawatan selama di Puskesmas pemerintah daerah telah berupaya menggratiskan mereka agar semuanya itu tak menjadi beban," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya