Ruki ikut teken petisi tolak pelimpahan kasus BG bareng karyawan KPK
Sebelum tanda tangan, karyawan KPK sempat menyanyikan lagu 'Padamu Negeri'.
Seluruh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tergabung dalam Wadah Pegawai KPK (WP-KPK) hari ini, Selasa (3/3) melakukan mogok kerja dan menggelar aksi di depan lobi gedung KPK. Tak hanya pendemo, Plt Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki juga ikut menandatangani petisi tersebut.
Beberapa koordinator aksi pun bergantian melakukan orasi, menyampaikan keresahan mereka atas keputusan para pimpinan sementara mereka, yang melimpahkan kasus Budi Gunawan kepada Kejaksaan Agung.
"Jika ada seribu lembaga pemberantas korupsi, kita salah satunya! Jika ada seratus pemberantas korupsi, kita salah satunya! Dan jika hanya tinggal satu pemberantas korupsi, kitalah satu-satunya. Hanya ada satu kata," sang orator yang disambut massa aksi dengan teriakan "Lawan!".
"Kita buktikan bahwa kita sebagai pegawai KPK, tidak hanya bisa duduk di belakang meja, tapi kita juga bisa berdiri di depan," kata sang orator menambahkan.
Setelah orasi selesai, pendemo langsung meletakkan spanduk berisi petisi penolakan pelimpahan kasus Komjen Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung. Ruki yang sedari tadi berdiri di tengah massa pun ikut menandatanganinya.
Sebelum memulai penandatangan petisi menolak pelimpahan kasus Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung, seluruh massa aksi pegawai KPK itu menyanyikan lagu 'Padamu Negeri', sambil mengepalkan tangan mereka ke atas.
Satu per satu dari seluruh massa aksi itu pun akhirnya bergantian membubuhkan tanda tangan mereka, pada bentangan kain putih dengan panjang sekitar 15 meter. Selain itu, mereka juga menuliskan berbagai ungkapan keresahan mereka dan jargon-jargon perlawanan di atasnya.
Baca juga:
NasDem: Pelimpahan kasus BG jalan keluar terbaik
Jokowi cuma gelengkan kepala soal pelimpahan kasus BG
BW malas bicara pelimpahan kasus BG dan Plt KPK
Ini penjelasan Jaksa Agung soal pelimpahan kasus BG ke Bareskrim