Razia Polisi, Bendera-Bendera Ormas Diturunkan di Tanah Abang
Polsek Metro Tanah Abang akhirnya turun tangan menertibkan bendera-bendera ormas yang terpasang secara ilegal di ruang publik.
Polsek Metro Tanah Abang akhirnya turun tangan menertibkan bendera-bendera ormas yang terpasang secara ilegal di ruang publik. Lima bendera ormas dicopot antara lain tiga milik FBR, dua dari Pemuda Pancasila.
Operasi dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Martua Malau menyusuri sekitar kawasan Petamburan. Dalam operasi itu, target menurunkan atribut ormas yang dipasang sembarangan di ruang publik.
“Penertiban ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah konflik horizontal antarormas yang kerap dipicu oleh pemasangan atribut di sembarang tempat,” ujar Kapolsek Kompol Haris Akhmad Basuki dalam keterangan tertulis, Minggu (11/5).
Dari hasil operasi, ditemukan tiga bendera FBR di pagar taman Jalan Petamburan III dan dua bendera Pemuda Pancasila di Jl. Petamburan II. Seluruh atribut diturunkan secara sukarela oleh pihak ormas setelah diberikan imbauan oleh petugas.
“Sudah kami koordinasikan secara humanis dengan para tokoh ormas. Mereka kooperatif dan mencopot sendiri benderanya,” lanjut Haris.
Berantas Ormas Preman
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan tindakan ini merupakan bagian dari upaya memberantas kesan premanisme yang muncul akibat atribut-atribut ormas yang mendominasi ruang publik tanpa izin.
“Kami ingin memastikan ruang publik di Jakarta Pusat bersih dari simbol-simbol yang bisa memunculkan rasa takut atau ketimpangan sosial. Premanisme tidak boleh dibiarkan tumbuh dari hal-hal sepele seperti ini,” ujar Susatyo.