Prestasi Gemilang: Mahasiswa Vokasi UI Raih Juara 2 Poster Ilmiah Fisioterapi Day 2025
Dua Mahasiswa Vokasi UI sukses meraih Juara 2 kompetisi Poster Ilmiah Fisioterapi Day 2025 dengan karya inovatif tentang program latihan atlet lompat jauh. Simak detailnya!
Dua Mahasiswa Vokasi UI dari Program Studi Fisioterapi, Raden Ayu Zaiara Nadhifah R. dan Hanny Putri Yani, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Mereka sukses meraih Juara 2 dalam Kompetisi Nasional Poster Ilmiah pada ajang Fisioterapi Day 2025.
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Fisioterapi Universitas Esa Unggul dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Prestasi ini menunjukkan kualitas pendidikan dan riset di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia.
Karya inovatif mereka, yang berjudul “Lompat Maksimal, Risiko Minimal: Program Latihan Fisioterapi bagi Atlet Lompat Jauh,” menarik perhatian dewan juri. Poster ini menyoroti pentingnya peran fisioterapi dalam mendukung performa atlet.
Riset Mendalam dan Pendekatan Ilmiah dalam Karya Poster
Karya poster ilmiah yang mengantarkan Mahasiswa Vokasi UI Juara Poster Fisioterapi ini tidak lepas dari proses riset yang intensif dan sistematis. Raden Ayu Zaiara Nadhifah R. menjelaskan bahwa penyusunan poster melibatkan penelaahan jurnal ilmiah, diskusi akademik, hingga konsultasi mendalam.
Proses ini dilakukan bersama dosen pembimbing, Riza Pahlawi, untuk memastikan setiap informasi yang disajikan akurat dan berbasis bukti (evidence-based practice). Pendekatan ilmiah yang ketat menjadi kunci utama agar materi poster komprehensif dan mudah dipahami.
Topik program latihan fisioterapi untuk atlet lompat jauh dipilih karena relevansinya yang tinggi dan didukung literatur kuat. Poster ini menekankan bagaimana fisioterapi dapat secara signifikan meningkatkan performa atlet sekaligus meminimalkan risiko cedera.
Intervensi seperti plyometric exercise dan depth jump menjadi fokus utama dalam program latihan. Kedua teknik ini terbukti efektif dalam meningkatkan kekuatan, memperbaiki teknik pendaratan, serta menjaga stabilitas tubuh atlet secara keseluruhan.
Kreativitas Visual dan Tantangan Desain Infografis
Selain keunggulan substansi ilmiah, poster karya Mahasiswa Vokasi UI Juara Poster Fisioterapi ini juga menonjol berkat desain infografisnya yang menarik dan informatif. Zaiara Nadhifah R. dan Hanny Putri Yani berupaya meningkatkan awareness tentang peran vital fisioterapi bagi atlet lompat jauh.
Mereka tidak hanya fokus pada pemulihan cedera, tetapi juga strategi peningkatan performa atlet melalui fisioterapi. Proses kreatif ini mencakup pemilihan warna cerah, penggunaan ilustrasi olahraga atletik, serta tata letak yang memudahkan audiens.
Tujuannya adalah agar pesan utama dapat tersampaikan dengan jelas tanpa kesan padat. Namun, proses pengerjaan dari riset hingga finalisasi visual tidak luput dari berbagai tantangan.
Tantangan tersebut termasuk pencarian jurnal yang relevan dan penyesuaian desain agar efektif dan komunikatif. Dedikasi mereka dalam mengatasi hambatan ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap kualitas karya.
Apresiasi dan Dampak Positif bagi Dunia Fisioterapi
Prestasi Raden Ayu Zaiara Nadhifah R. dan Hanny Putri Yani mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Prodi Fisioterapi, Faizah Abdullah. Ia menyatakan kebanggaannya atas pencapaian kedua Mahasiswa Vokasi UI Juara Poster Fisioterapi tersebut.
Menurut Faizah, prestasi ini membuktikan kemampuan mahasiswa Vokasi UI dalam memadukan kompetensi ilmiah dengan kreativitas visual yang relevan. Karya mereka tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan fisioterapi olahraga saat ini.
“Kami bangga melihat mahasiswa kami mampu menghadirkan solusi berbasis riset untuk mendukung performa atlet,” ungkap Faizah Abdullah.
Melalui karya ini, Zaiara dan Hanny berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya fisioterapi sebagai bagian integral dari peningkatan performa dan pencegahan cedera. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara literasi ilmiah, kolaborasi, dan kreativitas mampu melahirkan inovasi berdampak positif di bidang kesehatan.
Sumber: AntaraNews