Pramudya dan Masyita Raih Suara Terbanyak di Munas X Iluni UI, Ini Profilnya
Pemilihan berlangsung secara demokratis melalui sistem e-vote yang terintegrasi dalam aplikasi UI Connect.
Pramudya A. Oktavinanda telah resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) untuk periode 2025-2028 dalam Musyawarah Nasional yang diselenggarakan pada 23-24 Agustus 2025.
Pemilihan berlangsung secara demokratis melalui sistem e-vote yang terintegrasi dalam aplikasi UI Connect. Pasangan Pramudya dan Masyita Cryarallin berhasil mengumpulkan 6.529 suara, yang merupakan dukungan terbanyak dalam sejarah pemilihan Ketua Umum ILUNI UI.
Di posisi kedua terdapat Ivan Ahda dengan 5.560 suara, sedangkan Dewi Puspitorini menempati posisi ketiga dengan perolehan 4.778 suara.
Fauzan Zidni, selaku Campaign Manager untuk pasangan Pramudya dan Masyita, mengungkapkan bahwa kemenangan ini menciptakan sejarah baru bagi ILUNI UI.
"Alhamdulillah, kandidat nomor 7 Pramudya A. Oktavinanda berhasil memenangkan kontestasi dengan suara terbanyak dalam sejarah, unggul hampir seribu suara dari kandidat di urutan kedua," kata Fauzan seperti ditulis Liputan6.com di Jakarta, Selasa (26/8).
Fauzan juga mengingatkan kepada panitia OC dan SC untuk segera menetapkan Pram sebagai Ketua Umum sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) ILUNI UI.
"Penetapan pemenang harus dilakukan berdasarkan suara terbanyak. Jika ada keberatan, hal tersebut harus diselesaikan paling lambat lima jam setelah hasil penghitungan suara diumumkan," tegasnya.
Profil Pramudya dan Masyita
Pramudya diakui sebagai Mahasiswa Berprestasi Utama Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2004 dan berhasil lulus dengan predikat cum laude pada tahun 2005. Ia terlibat aktif dalam berbagai organisasi, seperti Dewan Pengawas Asosiasi Ahli Emisi Karbon Indonesia, menjabat sebagai Wakil Sekretaris Bidang Pengembangan Talenta ILUNI FHUI untuk periode 2024-2027, serta menjadi anggota Dewan Ahli di Prasasti Center for Policy Studies.
Sementara itu, pasangannya, Masyita Cryarallin, adalah seorang ekonom di bidang makro-finance yang memiliki pengalaman kerja di IMF, DBS Bank, dan sejumlah lembaga pemerintah. Saat ini, ia menduduki jabatan sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan di Kementerian Keuangan.