Polres Kampar Bagikan Makanan Sahur untuk Warga Korban Banjir di Tanjung Rambutan
Desa Tanjung Rambutan mengalami dampak banjir yang signifikan. Sebanyak 237 rumah dengan 948 jiwa terdampak akibat meluapnya Sungai Kampar.
Di tengah bulan suci Ramadan, warga Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar harus menerima musibah banjir yang melanda daerah mereka akibat meluapnya Sungai Kampar. Namun, di tengah kesedihan itu, Polres Kampar hadir menunjukkan kepedulian dan empati dengan menyalurkan bantuan makanan untuk sahur kepada warga pada Selasa (4/3/2025) sekira pukul 23.00 WIB.
Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja, bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Kampar, Ny Ayu Ronald, dan rombongan PJU Polres Kampar turut langsung menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Dusun 4 RT 01 RW 01 Desa Tanjung Rambutan.
"Di bulan suci 1 Ramadan ini, seharusnya kita menikmati kebahagiaan beribadah dan berkumpul dengan keluarga," ungkap AKBP Ronald dengan nada sedih.
"Namun, musibah banjir ini menimpa warga Desa Tanjung Rambutan dan membuat mereka mengalami kesulitan," ujar Kapolres.. Kapolres juga berharap semoga bantuan makanan untuk sahur ini dapat meredakan sedikit beban dan membantu warga dalam memenuhi kebutuhan makan sahur sehari-hari.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan sedikit kehangatan dan semangat bagi warga yang sedang mengalami kesulitan," harap AKBP Ronald.
Desa Tanjung Rambutan mengalami dampak banjir yang signifikan. Sebanyak 237 rumah dengan 948 jiwa terdampak, serta fasilitas umum seperti 2 masjid, 1 puskesdes, 2 PDTA, dan 2 surau. Selain itu, kebun karet seluas 10 ha, kebun sawit 20 ha, dan sawah 30 ha juga terendam banjir. Tinggi air mencapai 2,4 meter, dan jalan lintas yang menghubungkan Desa Tanjung Rambutan menuju Batu Belah terendam sepanjang 2,5 meter.
"Sebagai wujud kepedulian keluarga besar Polres Kampar kepada masyarakat yang terdampak bencana alam banjir, kami berharap warga yang terdampak banjir yang berpuasa dapat menikmati sahur dengan baik," jelas AKBP Ronald.
Data menunjukkan bahwa dampak banjir tertinggi di Desa Tanjung Rambutan disebabkan oleh meluapnya Sungai Kampar akibat pembukaan pintu air PLTA Koto Panjang (Spillway). Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Bantuan makanan sahur yang disalurkan oleh Polres Kampar diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir, terutama dalam memenuhi kebutuhan makan sahur selama bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.