Polisi dalami peran Marwah Daud di Padepokan Dimas Kanjeng
Polisi dalami peran Marwah Daud di Padepokan Dimas Kanjeng. Sampai sejauh ini polisi belum melakukan pemanggilan terhadap Marwah. Namun, jika keterangan Marwah diperlukan penyidik tidak akan segan-segan memanggil Marwah untuk diperiksa.
Kepolisian Republik Indonesia tengah mendalami keterlibatan mantan pengurus MUI, Marwah Daud, dengan padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dalam kasus tindak pidana penipuan tersebut.
"Kita lihat perkembangan hasil penyelidikan karena begini nanti akan dilihat dahulu penjelasan para saksi yang kita periksa, para tersangka apakah ada kaitan dengan peran dari Marwah Daud dalam aktivitas," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di PTIK, Jakarta, Kamis (6/10).
Jika ditemukan keterangan yang mengarah adanya keterlibatan dalam kasus itu, polisi akan segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap Marwah Daud.
"Jika ada pasti akan dijadwalkan dipanggil pemeriksaan seandainya nanti ada keterangan yang sifatnya menjelaskan bahwa ada peran Marwah dalam persoalan yang terjadi di padepokan," ujarnya.
Ditegaskan Boy, sampai sejauh ini polisi belum melakukan pemanggilan terhadap Marwah. Namun, jika keterangan Marwah diperlukan penyidik tidak akan segan-segan memanggil Marwah untuk diperiksa.
"Belum, paling tidak hari ini saya belum terima info kapan akan dipanggil tapi apabila diperlukan dalam rangka konfirmasi nanti kita info pada penyidik," pungkas Boy.
Baca juga:
TB Hasanuddin soal TNI ikut Dimas Kanjeng: Otaknya tidak dipake
Pemkot Samarinda resmi tutup sementara padepokan Taat Pribadi
Dimas Kanjeng ditangkap, pengikut asal Sumsel menghilang
Pengusaha dan ustaz asal Sumsel jadi pengikut Dimas Kanjeng
Pikat anggota baru, pengikut Dimas Kanjeng sering catut nama Jokowi
Anak Hj Najemiah kembali diperiksa terkait penipuan Dimas Kanjeng
Najmiah tergiur jadi pengikut usai lihat video Dimas Kanjeng