Polisi Buka Peluang Jerat Tersangka Lain Usai Tangkap Dirut Terra Drone Michael Wishnu Wardana
Adapun panggilan pemeriksaan terhadap pemilik gedung Terra Drone bakal disegerakan pekan ini.
Kepolisian mengungkapkan adanya potensi penetapan tersangka selain Dirut Terra Drone Michael Wishnu Wardana di kasus kebakaran gedung yang menewaskan 22 korban jiwa. Penyidik masih bekerja melakukan pengembangan perkara.
“Tidak menutup kemungkinan ada juga yang lain, namun sampai saat ini atau masih membutuhkan bukti tambahan dan dokumen bukti juga yang lain, untuk apabila ada orang yang ditetapkan tersangka ini,” tutur Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan, Kamis (11/12).
Pemilik Gedung Dijadwalkan Diperiksa
Roby menyatakan, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik gedung Terra Drone. Meski begitu, dia belum merinci lebih jauh kapan pemeriksaan tersebut dilakukan.
“Untuk pemilik gedung sudah kami pastikan akan menjadi saksi dalam perkara ini nanti penyidikannya kita lihat ke depannya ya,” jelas dia.
Adapun panggilan pemeriksaan terhadap pemilik gedung Terra Drone bakal disegerakan pekan ini. Nantinya, kehadirannya sebagai saksi tentu menyesuaikan dengan ketersediaan waktu dan kondisi kesehatan.
Sementara itu, Michael Wishnu Wardana masih menjalani pemeriksaan intensif dan ditahan demi kelancaran proses penegakan hukum.
“Karena sudah ada penangkapan dari tadi dini hari, artinya setelah 1x24 jam sudah kami laksanakan penahanan,” Roby menandaskan.
Penetapan Tersangka Dirut Terra Drone
Adapun penetapan status tersangka Michael Wishnu Wardana dilakukan usai gelar perkara pada Rabu, 10 Desember 2025. Dia dijerat Pasal 187, Pasal 188, dan Pasal 359 KUHP tentang kejahatan yang membahayakan keamanan umum (kebakaran, ledakan, banjir) dan kelalaian yang menyebabkan kematian.
DVI Polri menuntaskan identifikasi seluruh korban kebakaran Terra Drone Kemayoran, Jakarta Pusat. Total 22 jenazah yang masuk ke RS Polri, Kramat Jati, akibat kebakaran bangunan berlantai 7 itu berhasil dikenali satu per satu.
"Sampai dengan sore hari ini Rabu tanggal 10 Desember 2025 pukul 16.53 WIB tim DVI telah menyelesaikan seluruh terhadap 22 kantong jenazah," kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Brigjen Prima Heru di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025).
Tim dokter forensik memadukan sidik jari, pemeriksaan medis, pencocokan gigi, hingga properti yang menempel pada jenazah. 12 nama korban tersebut diketahui identitasnya berdasarkan rekonsiliasi ketiga.
Sebelumnya, tiga korban teridentifikasi pada Selasa malam dan tujuh orang pada Rabu pagi. Dengan tambahan itu, seluruh 22 jenazah korban kebakaran telah terverifikasi.
"Jumlah korban yang dilaporkan sampai saat ini mencapai 22 orang dan pada pukul 15.30WIB. Tadi kami sudah melakukan rekonsiliasi ketiga untuk menentukan identitas korban dan memutuskan ada 12 jenazah berhasil teridentifikasi. Kemarin malam 3, tadi pagi 7, dan sore ini ada 12. Jadi total 22," ujar dia.
Menurut informasi dari laman resmi Terra Drone, Michel saat ini menjabat sebagai Managing Director. Ia merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan latar belakang pendidikan Teknik.
Penetapan Michael Wisnu sebagai tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Rabu, 10 Desember 2025.
Dalam kasus ini, MW dijerat dengan pasal 187, 188, dan 359 KUHP yang berkaitan dengan tindak kejahatan yang membahayakan keamanan umum, seperti kebakaran, ledakan, atau banjir serta kelalaian yang mengakibatkan kematian.
Terra Drone sendiri merupakan perusahaan penyedia layanan pesawat nirawak atau drone yang menawarkan berbagai solusi, mulai dari survei udara, inspeksi infrastruktur, hingga analisis data. Perusahaan ini berbasis di Jepang dan telah beroperasi di lebih dari 25 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Turki, Australia, dan Brasil.
Sementara Terra Drone Indonesia (TDID) yang menjadi bagian dari Terra Drone Group, berfokus pada penyediaan layanan pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone. Selain itu, perusahaan juga memberikan pelatihan dan konsultasi bagi korporasi yang sudah menggunakan drone untuk aktivitas operasional sehari-hari.