Polda Maluku Salurkan 1.000 Paket Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Sumatera Utara
Polda Maluku salurkan bantuan banjir Sumut berupa 1.000 paket sembako untuk meringankan beban warga terdampak. Solidaritas lintas daerah ini wujud kepedulian Polri.
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak banjir di Provinsi Sumatera Utara. Sebanyak 1.000 paket sembako telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup sehari-hari mereka di tengah masa sulit pascabanjir.
Inisiatif kemanusiaan ini diprakarsai oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto, sebagai respons cepat terhadap bencana alam yang melanda. Proses penyaluran bantuan dimulai pada Jumat, 5 Desember 2025, dan berlanjut pada Sabtu, 6 Desember 2025. Tim dari Polda Maluku secara langsung mendistribusikan paket sembako ke berbagai titik terdampak.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, di Ambon, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian integral dari tugas kemanusiaan Polri. Penyaluran ini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan nyata kepada masyarakat. Solidaritas lintas daerah ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan warga di Sumatera Utara.
Wujud Kepedulian dan Misi Kemanusiaan Polri
Polda Maluku menegaskan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan, terutama saat masyarakat menghadapi musibah. Penyaluran 1.000 paket sembako ini menjadi bukti nyata kepedulian Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto, terhadap korban banjir di Sumatera Utara. Bantuan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak.
Kombes Pol Rositah Umasugi menjelaskan, "Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Kapolda Maluku terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari warga." Pernyataan tersebut menggarisbawahi tujuan utama dari program bantuan ini, yakni meringankan penderitaan masyarakat.
Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum dan penjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. Rositah menambahkan, "Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan bantuan nyata ketika masyarakat membutuhkan. Kapolda Maluku berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin hingga kondisi kembali pulih.” Ini menunjukkan peran Polri yang multifungsi dan selalu siap membantu.
Proses Penyaluran Bantuan Sembako di Lokasi Terdampak
Penyaluran bantuan sembako dari Polda Maluku ini dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi. Dimulai pada Jumat, 5 Desember 2025, penyerahan pertama dilakukan oleh Kasubdit 4 Ditintelkam Polda Maluku, Kompol Andreas H. Sihite, bersama Sekretaris Camat Marelan, Medan, Sumut. Lokasi penyaluran difokuskan pada area yang paling membutuhkan.
Kegiatan distribusi dilanjutkan pada Sabtu, 6 Desember 2025, di beberapa titik krusial. Area seperti Gang Salamudin, Lingkungan 13, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, menjadi prioritas utama. Selain itu, Jalan Kapten Rahmad Budin, Kelurahan Terjun, juga termasuk dalam daftar lokasi penerima bantuan.
Anggota DPRD Sumatera Utara, Alfriyansah Ujung ST, turut mendampingi proses pembagian bantuan tersebut. Kehadirannya menunjukkan dukungan dari pemerintah daerah terhadap inisiatif lintas provinsi ini. Seluruh proses pendistribusian berjalan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Apresiasi dan Solidaritas Lintas Daerah
Bantuan dari Polda Maluku ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari berbagai pihak. Alfriyansah Ujung ST menyoroti pentingnya solidaritas lintas daerah dalam menghadapi bencana. "Ini bukan hanya bantuan sembako, tetapi wujud empati dan solidaritas dari Kapolda Maluku kepada warga Sumut, Aceh, dan Sumbar yang terdampak bencana. Atas nama masyarakat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Pernyataan Alfriyansah menggarisbawahi bahwa nilai kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah administrasi. Solidaritas semacam ini sangat krusial untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak. Program ini menambah daftar panjang dukungan kemanusiaan yang telah disalurkan Polda Maluku di wilayah Sumatera Utara sejak banjir melanda.
Warga penerima bantuan juga menyampaikan rasa terima kasih mereka. Salah satu penerima, Iyong, seorang nelayan, menceritakan dampak buruk cuaca dan banjir terhadap mata pencarian mereka. Kondisi ini membuat sebagian besar warga tidak dapat bekerja, sehingga bantuan sembako menjadi sangat berarti untuk kelangsungan hidup mereka.
Sumber: AntaraNews