Petugas Gabungan Terus Cari Korban Longsor Curug Cileat Subang
Dua wisatawan asal Karawang masih dalam pencarian usai tertimbun longsor Curug Cileat Subang akibat curah hujan tinggi. Simak detail upaya evakuasi.
Petugas gabungan dari berbagai instansi masih terus berupaya menemukan dua wisatawan asal Kabupaten Karawang yang dilaporkan hilang. Keduanya diduga tertimbun material longsor di kawasan Curug Cileat, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Jumat (15/5).
Insiden tragis ini terjadi setelah tebing setinggi 250 meter di Kampung Cibogo, Desa Mayang, mengalami longsor akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi di wilayah tersebut. Pencarian intensif telah dilanjutkan sejak Sabtu pagi (16/5) setelah sempat dihentikan pada malam hari.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang, Udin Jazudin, memastikan bahwa korban diduga terbawa material longsor yang mengalir ke aliran Sungai Cileat. Tim pencari bekerja keras untuk mengevakuasi para korban.
Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian
Longsor di kawasan Curug Cileat terjadi secara tiba-tiba pada Jumat (15/5) sore, mengejutkan rombongan wisatawan yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi air terjun. Rombongan asal Karawang ini terdiri dari lima orang yang tengah menikmati keindahan alam Subang.
Nahasnya, dua dari lima wisatawan tersebut, Alda Apriliani (22) dari Cikampek dan Winda Limbong (20) dari Kosambi, keduanya warga Karawang, dilaporkan hilang. Keduanya diduga kuat tertimbun material longsoran dan terseret arus sungai. Tiga anggota rombongan lainnya berhasil menyelamatkan diri dari bencana alam tersebut.
Udin Jazudin menjelaskan bahwa pencarian pada Jumat malam tidak membuahkan hasil signifikan karena kondisi medan yang sulit dan material longsor yang terus bergerak. "Korban diduga terbawa material longsor dan sampai saat ini masih dalam pencarian," kata Udin Jazudin. Namun, semangat tim gabungan tidak surut, mereka melanjutkan operasi pencarian pada Sabtu pagi dengan harapan dapat segera menemukan kedua korban.
Tim pencarian melibatkan personel dari BPBD Subang, TNI, Polri, Relawan, Tagana, serta dibantu oleh masyarakat setempat. BPBD Karawang juga turut serta memberikan bantuan dalam upaya pencarian ini, menunjukkan solidaritas antar daerah dalam menghadapi musibah.
Profil Curug Cileat dan Akses Lokasi
Curug Cileat merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menarik di Subang bagian selatan, tepatnya di Kampung Cibogo, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak. Air terjun ini dikenal sebagai salah satu yang tertinggi di Subang dengan ketinggian yang mencapai hampir 100 meter.
Keindahan Curug Cileat semakin memukau karena lokasinya yang berada di antara tebing-tebing tinggi, tepat di bawah kaki Gunung Canggah. Lingkungan sekitar yang masih alami dan asri menjadikannya daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam dan petualang.
Meskipun memiliki pesona yang luar biasa, akses menuju Curug Cileat memang cukup menantang. Lokasinya yang tersembunyi di balik hutan lebat dan persawahan membuat kendaraan tidak bisa langsung mencapai titik air terjun. Sehingga pengunjung harus berjalan kaki atau trekking untuk sampai ke lokasi Curug Cileat.
Kondisi geografis Curug Cileat yang terpencil dan medannya yang berat menjadi salah satu faktor penyulit dalam operasi pencarian korban longsor. Tim penyelamat harus menghadapi tantangan medan yang tidak mudah demi menemukan Alda dan Winda.
Sumber: AntaraNews