Perburuan Sertu Hendri, TNI Kerahkan Dua Tim Khusus untuk Persempit Ruang Gerak
TNI mengerahkan semua sumber daya untuk menangkap prajurit pecatan tersebut.
TNI bersama Polri memburu Sertu Hendri, pecatan TNI yang kabur saat dikepung oleh personel gabungan di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. TNI mengerahkan semua sumber daya, termasuk tim khusus investigasi dan intelijen untuk menangkap pelaku penembakan personel TNI tersebut.
"TNI terus mengerahkan segala sumber daya, termasuk tim investigasi dan intelijen, untuk mempersempit ruang gerak pelaku," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Hariyanto saat dihubungi merdeka.com, Jumat (17/1).
Menurut Hariyanto, selain mengerahkan unsur yang ada di TNI, perburuan Hendri juga melibatkan Polri dan pihak terkait lain.
Selain itu, upaya yang dilakukan TNI adalah pendekatan persuasif agar pelaku menyerahkan diri secara sukarela.
"Operasi ini melibatkan koordinasi erat dengan Polri dan pihak-pihak terkait lainnya," terang Hariyanto.
Aparat juga melakukan mendalami apakah ada peran pihak lain, termasuk keluarga, selama pelarian Hendri.
"Hingga saat ini, penyelidikan terus dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya pihak-pihak yang membantu pelaku melarikan diri, termasuk keluarga. Jika terbukti ada pihak yang terlibat, tindakan tegas sesuai aturan hukum akan diambil," tegas Hariyanto.
TNI mengultimatum agar Hendri menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kami mengimbau Sertu Hendri untuk menyerahkan diri demi kelancaran proses hukum, dan menjaga kehormatan institusi TNI," pungkas Kasdam XVII/Cendrawasih tersebut.