Penjelasan Grab Indonesia soal Penutupan Program Langganan Akses Hemat untuk Mitra Pengemudi GrabBike
CEO Neneng Goenadi mengatakan perusahaan tetap berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem transportasi daring, baik bagi mitra pengemudi maupun konsumen.
Grab Indonesia mengumumkan penutupan Program Langganan Akses Hemat bagi Mitra Pengemudi Transportasi Roda Dua (GrabBike). Kebijakan tersebut diambil karena perusahaan menilai diperlukan penyesuaian agar program dapat berjalan lebih baik dan mendukung terciptanya ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak.
CEO Neneng Goenadi mengatakan perusahaan tetap berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem transportasi daring, baik bagi mitra pengemudi maupun konsumen.
"Penutupan program langganan ini dilakukan karena kami melihat diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi. Langkah ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak," ujar Neneng dalam pernyataannya, Rabu (20/5).
Grab Indonesia menegaskan bahwa layanan GrabBike Hemat untuk konsumen tetap tersedia dengan penyesuaian biaya yang dilakukan secara terukur, sambil tetap mengutamakan keterjangkauan bagi masyarakat. Sementara itu, untuk layanan GrabBike Standard, hingga saat ini tidak terdapat kenaikan tarif.
Neneng menegaskan kesejahteraan mitra pengemudi tetap menjadi prioritas utama perusahaan di tengah dinamika industri saat ini.
"Kesejahteraan Mitra Pengemudi merupakan prioritas utama kami. Grab Indonesia terus mengupayakan pendapatan Mitra Pengemudi tetap terjaga di tengah dinamika industri saat ini," kata Neneng.
Program Kesejahteraan
Selain itu, perusahaan akan melanjutkan berbagai program kesejahteraan bagi mitra pengemudi, antara lain Bonus Hari Raya (BHR), fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung Grab bagi mitra berprestasi, asuransi kecelakaan tambahan, beasiswa GrabScholar untuk anak mitra pengemudi, program umrah bagi mitra inspiratif, GrabAcademy, GrabBenefits, hingga kanal darurat GERCEP (Grab Respon Cepat).
Perpres No.27 Tahun 2026
Grab Indonesia juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 bagi Mitra Pengemudi Transportasi Roda Dua (GrabBike) agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar.