Pengendara Motor yang Tertabrak dan Jatuh ke Sungai di Bali Ditemukan Tewas
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir muara Pantai Lingga, Desa Kaliuntu, Buleleng oleh masyarakat setempat.
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban bernama Made Serina (59) yang mengalami kecelakaan lalu lintas dan jatuh ke saluran air di Dusun Galiran, Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Senin (12/1), sekitar pukul 16:50 WITA.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir muara Pantai Lingga, Desa Kaliuntu, Buleleng oleh masyarakat setempat.
"Setelah mendapatkan informasi adanya penemuan, tim SAR gabungan bergeser ke lokasi untuk melakukan evakuasi," kata Kadek Donny Indrawan, selaku Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Senin (12/1) sore.
Ia menerangkan, pada pencarian sorti atau regu pertama menyisir sejauh kurang lebih 700 meter menuju utara. Pada pukul 13.20 WITA pencarian dilanjutkan dengan menyusuri hingga muara sejauh kira-kira 1 kilo meter. Meskipun tak kunjung menemukan titik terang, tim SAR kembali mencari keberadaan korban sejauh 600 meter ke arah barat.
"Pada pukul 16.50 WITA, ada informasi dari masyarakat bahwa korban ditemukan di pantai dekat muara," ujarnya.
Tepatnya posisi penemuan korban sekitar 3 kilo meter dari lokasi korban terjatuh. Selanjutnya jenasah korban dibawa menuju rumah duka menggunakan ambulans PMI Buleleng.
Kecelakaan dan Jatuh ke Saluran Air
Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan dan terjatuh ke saluran air hingga hilang terseret arus yang cukup deras, Senin (12/1) sekitar pukul 09.00 WITA.
I Nyoman Sidakarya selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengatakan, menurut informasi saat itu korban melanggar lampu merah dan tertabrak mobil hingga terpelanting jatuh ke sungai dengan lebar kurang lebih 2 meter.
"Hanya motornya yang ditemukan dalam keadaan rusak dengan nomor polisi DK 6662 UAL," kata Sidakarya, Senin (12/1).
Kemudian, petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pukul 09.23 WITA dan segera memberangkatkan 5 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng.
"Waktu kejadian hujan deras sehingga aliran sungai cukup kuat hingga menyeret korban. Sampai dengan saat ini tim SAR gabungan bersama masyarakat masih melakukan pencarian," ujarnya.