Penemuan Jasad Pria Cilincing Diduga Akibat Sakit, Polisi Tunggu Hasil Visum
Geger Penemuan Jasad Pria Cilincing di bawah kolong tol, korban HS (55) diduga meninggal dunia karena sakit lambung, kini polisi menunggu hasil visum.
Warga Jakarta Utara digegerkan dengan Penemuan Jasad Pria Cilincing berinisial HS (55) di bawah kolong Tol Cakung Cilincing Raya, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, pada Selasa petang. Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang tukang tambal ban yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwajib. Kepolisian Sektor Cilincing menduga kematian korban disebabkan oleh riwayat penyakit yang dideritanya.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menyatakan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan informasi awal. Tim penyidik tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Dugaan awal mengarah pada penyebab kematian akibat sakit, diperkuat oleh keterangan dari istri korban, RJS (52), yang menyebut suaminya memiliki riwayat penyakit lambung. Saat ini, jasad HS telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian pria tersebut.
Kronologi Penemuan dan Olah TKP Jasad Pria Cilincing
Penemuan Jasad Pria Cilincing ini bermula dari laporan seorang tukang tambal ban berinisial AH (26) yang mengaku terakhir kali bertemu korban pada Senin (5/1). Kala itu, AH dan korban sedang menambal ban mobil kontainer di lokasi yang sama. Korban HS sempat mengeluh pusing sebelum akhirnya diminta beristirahat oleh saksi AH.
Setelah kejadian tersebut, saksi AH tidak lagi melihat korban di sekitar lokasi. Hingga akhirnya pada Selasa siang sekitar pukul 11.30 WIB, istri korban, RJS (52), yang kehilangan suaminya karena tidak pulang ke rumah, meminta bantuan. Ia menghubungi Kanit Satwa Polda Metro Jaya, AKP Mariaman Saragih, yang merupakan saudaranya, untuk membantu proses pencarian.
Personel Satwa Polda Metro Jaya kemudian melakukan pencarian di area sekitar tempat kerja korban. Tidak berselang lama, saksi menemukan seorang jasad laki-laki tergeletak di bawah kolong tol, tidak jauh dari lokasi tambal ban. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan bahwa jasad tersebut adalah HS, pria yang sedang dicari.
Tim kepolisian dari Polsek Cilincing segera mengamankan lokasi kejadian setelah menerima laporan. Proses olah TKP dilakukan secara menyeluruh untuk mencari petunjuk. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ada indikasi penganiayaan yang ditemukan pada tubuh korban, memperkuat dugaan bahwa kematian Penemuan Jasad Pria Cilincing ini disebabkan oleh faktor medis.
Dugaan Sakit Lambung dan Langkah Selanjutnya
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan istri korban, HS memiliki riwayat penyakit lambung. Informasi ini menjadi salah satu dasar dugaan awal kepolisian mengenai penyebab kematian. Penyakit lambung memang dapat menyebabkan kondisi serius jika tidak ditangani dengan baik, dan keluhan pusing yang disampaikan korban sebelumnya bisa menjadi indikasi.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jasad korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati. Di sana, akan dilakukan proses visum et repertum oleh tim medis. Hasil visum ini sangat penting untuk memberikan kejelasan medis mengenai kondisi tubuh korban dan penyebab kematiannya.
Penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang relevan, termasuk tukang tambal ban AH dan istri korban RJS. Keterangan para saksi ini sangat membantu dalam menyusun kronologi kejadian dan memahami kondisi korban sebelum meninggal. Penyelidikan masih terus berlanjut hingga hasil visum keluar.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus Penemuan Jasad Pria Cilincing ini secara transparan dan akurat. Semua prosedur hukum akan diikuti, termasuk menunggu hasil resmi dari rumah sakit. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah semua data dan bukti terkumpul lengkap.
Sumber: AntaraNews