Pencarian Korban Banjir Nagekeo Hari Keempat: Tim SAR Sisir Lebih dari 12 Km, 3 Orang Masih Hilang
Tim SAR gabungan terus berjuang mencari korban hilang akibat Banjir Nagekeo di NTT memasuki hari keempat, dengan tiga orang masih belum ditemukan setelah menyisir area luas.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap para korban yang hilang akibat banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki hari keempat pencarian pada Jumat (12/9), upaya ini belum membuahkan hasil signifikan untuk menemukan tiga korban yang tersisa.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, mengonfirmasi bahwa pencarian intensif telah dilakukan namun hasilnya masih nihil. "Telah dilakukan pencarian hari keempat terhadap tiga korban setelah banjir bandang namun hasilnya nihil," kata Fathur Rahman saat dihubungi dari Labuan Bajo, Jumat.
Peristiwa banjir bandang yang terjadi pada Senin (8/9) lalu ini mulanya menyebabkan empat orang dilaporkan hilang. Satu korban telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Kamis (11/9), menyisakan tiga orang yang masih dalam pencarian.
Upaya Maksimal Tim SAR Gabungan di Nagekeo
Pencarian korban Banjir Nagekeo dilakukan dengan rencana operasi yang terkoordinasi dan melibatkan banyak pihak. Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua search and rescue unit (SRU) untuk memaksimalkan cakupan area.
SRU I bertugas menyisir sepanjang aliran Kali Desa Sawu hingga muara, mencakup area seluas sekitar 5.33 kilometer. Sementara itu, SRU II mengoperasikan drone thermal untuk membantu pencarian di area yang lebih luas, dengan cakupan sekitar 7.49 kilometer.
Secara keseluruhan, operasi pencarian ini melibatkan lebih dari 200 personel Tim SAR gabungan yang bekerja tanpa henti. "Terdapat 200 lebih personel Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian," tambah Fathur Rahman.
Pencarian dilakukan secara terjadwal setiap hari, dimulai sejak pukul 07:00 WITA hingga Pukul 17:30 WITA. Tim SAR gabungan berkomitmen untuk melanjutkan pencarian pada hari berikutnya, Sabtu (13/9), dengan harapan dapat menemukan korban yang masih hilang.
Satu Korban Ditemukan, Duka Mendalam Selimuti Warga
Sebelumnya, pada hari ketiga pencarian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan salah satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban tersebut adalah seorang bocah berusia 14 bulan bernama Achiles Agustinus Busa Jago.
Achiles ditemukan sekitar dua kilometer dari rumahnya, tepatnya pada koordinat 852'55.26"S - 12112'50.89"E. "Korban ditemukan sekitar dua kilometer dari rumahnya pada koordinat 852'55.26"S - 12112'50.89"E dalam keadaan meninggal dunia," jelas Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman.
Korban yang merupakan warga Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, selanjutnya dievakuasi menuju posko gabungan untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga. Penemuan ini membawa duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya Achiles, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Nagekeo bertambah menjadi lima orang. Sementara itu, tiga korban lainnya masih terus dicari oleh tim gabungan di tengah kondisi medan yang menantang.
Sumber: AntaraNews