Pemuda di Makassar Dibusur dan Dianiaya Saat Temui Seorang Wanita, Begini Kronologinya
Kepolisian Sektor Manggala telah menangkap dua orang pelaku penganiayaan dan pembusuran yakni MA (19) dan MR (18).
Nasib malang dialami Muh Reski Saky yang menjadi korban penganiayaan dan pembusuran saat menemui wanita yang dikenalnya melalui media sosial (medsos). Kepolisian Sektor Manggala telah menangkap dua orang pelaku penganiayaan dan pembusuran yakni MA (19) dan MR (18).
Kepala Kepolisian Sektor Manggala, Komisaris Semuel To’Longan menjelaskan, kedua pelaku pembusuran dan penganiayaan ditangkap Senin (14/7) malam, di Jalan Inspeksi PAM, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar.
“Sudah ditangkap pelaku kekerasan dengan menggunakan senjata tajam. Tindakan kedua pelaku sangat membahayakan dan menimbulkan keresahan di masyarakat," ujarnya kepada wartawan, Selasa (15/7).
Kronologi Penganiayaan
Semuel menjelaskan, kronologi penganiayaan dialami Resky terjadi pukul 23.30 WITA, Jumat (11/7). Saat itu, korban menemui wanita yang dikenalnya melalui medsos.
"Saat itu, korban tengah berbelanja di sebuah warung bersama temannya. Tiba-tiba, pelaku muncul dari dalam lorong dan langsung menyerang korban dengan busur," ungkapnya.
Tak hanya membusur, pelaku juga menganiaya dengan memukul wajah korban. Akibatnya, korban mengalami luka bagian pinggang dan pelipis sebelas kiri.
"Usai kejadian penganiayaan itu korban langsung melapor. Selanjutnya anggota melakukan penyelidikan," tuturnya.
Motif Penyerangan
Usai mencari keberadaan pelaku, Tim Opsnal Polsek Manggala akhirnya menangkapnya tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
"Kedua pelaku kita tangkap dirumahnya masing-masing," kata dia.
Selain melakukan penangkapan, polisi juga menemukan barang bukti ketapel beserta dua busur. Pelaku menyembunyikan barang bukti di bawah lemari.
"Barang bukti tersebut bersama kedua pelaku langsung diamankan ke Mapolsek Manggala untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Semuel.
Semuel mengungkapkan motif kedua pelaku melakukan pembusuran dan penyerangan dikarenakan cemburu. Pasalnya, wanita ditemui korban adalah pacar salah satu pelaku.
"Motif pelaku melakukan penyerangan karena persoalan cemburu," ucapnya.
Semuel menambahkan kedua pelaku saat ini menjalani pemeriksaan lanjutan. Hal itu, untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.