Pemkab Agam Targetkan Penurunan Stunting Jadi 14 Persen pada 2029
Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen kuat mempercepat **penurunan stunting** hingga 14 persen pada 2029 melalui program lintas sektor. Simak strategi Pemkab Agam mewujudkan generasi sehat!
Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah menetapkan target ambisius untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya. Angka stunting diharapkan dapat mencapai 14 persen pada tahun 2029 mendatang. Komitmen ini sejalan dengan arahan Presiden serta target nasional yang telah ditetapkan.
Sekretaris Daerah Agam, Muhammad Lutfi AR, menyatakan hal tersebut di Lubuk Basung pada Minggu, 16 November. Ia menegaskan bahwa Pemkab Agam akan menjalankan berbagai program lintas sektor guna mencapai tujuan tersebut. Upaya ini bertujuan untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi.
Penetapan target ini menjadi langkah strategis dalam memastikan masa depan anak-anak Agam. Berbagai inisiatif akan diimplementasikan untuk mengatasi permasalahan stunting secara komprehensif. Fokus utama adalah pada peningkatan kualitas hidup ibu dan anak sejak dini.
Strategi Komprehensif Pemkab Agam Atasi Stunting
Untuk mencapai target **penurunan stunting Agam**, Pemkab Agam telah merancang sejumlah program prioritas. Program-program ini mencakup peningkatan gizi bagi ibu hamil dan balita. Selain itu, penyediaan akses air bersih dan sanitasi yang layak juga menjadi fokus utama.
Peningkatan layanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan Agam juga terus dioptimalkan. Edukasi keluarga mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang baik akan terus digalakkan. Ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas.
Tidak hanya itu, Pemkab Agam juga akan memberikan makanan tambahan secara berkala untuk balita yang membutuhkan. Pemantauan tumbuh kembang anak akan dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi. Langkah ini penting untuk mendeteksi dini dan menangani kasus stunting.
Muhammad Lutfi AR menekankan, "Kita melakukan berbagai program lintas sektor agar angka stunting menjadi 14 persen sesuai target nasional." Kegiatan ini diharapkan menyatukan persepsi dan mengevaluasi capaian program yang sudah berjalan.
Sinergi Lintas Sektor Kunci Keberhasilan Penurunan Stunting
Keberhasilan program **penurunan stunting** di Kabupaten Agam sangat bergantung pada sinergi yang kuat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi elemen krusial. Semua pemangku kepentingan diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam upaya ini.
Melalui sinergi lintas sektor dan komitmen bersama, Pemkab Agam optimistis mampu mempercepat penurunan angka stunting. Tujuan akhirnya adalah terwujudnya generasi Agam yang sehat, unggul, dan berdaya saing global. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk merealisasikan target ini.
Sekda Lutfi AR menambahkan bahwa permasalahan stunting bukan sekadar isu kesehatan semata. "Permasalahan stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga persoalan pembangunan manusia dan masa depan daerah," ujarnya. Anak-anak yang mengalami stunting berisiko memiliki daya saing rendah di masa depan.
Oleh karena itu, upaya percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara kolaboratif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan Kabupaten Agam. Seluruh elemen masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam mewujudkan Agam bebas stunting.
Sumber: AntaraNews