Novel Baswedan Jenguk Andrie Yunus di RSCM, Beri Dukungan Moral dan Psikis
Dalam kunjungan itu, Novel mengaku memberi dukungan psikis kepada Andrie yang saat ini masih menjalani proses pemulihan akibat luka berat yang dialaminya.
Mantan penyidik senior Novel Baswedan menjenguk korban penyiraman air keras, Andrie Yunus, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Selasa (12/5/2026). Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk dukungan moral terhadap korban yang tengah menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.
Dalam kunjungan itu, Novel mengaku memberi dukungan psikis kepada Andrie yang saat ini masih menjalani proses pemulihan akibat luka berat yang dialaminya.
"Saya tentunya nengok bicara kesehatan, memotivasi secara psikis agar psikisnya kuat. Karena psikis tentunya berkontribusi besar untuk pemulihan dan kesembuhan,” kata Novel di lobi Gedung Kanigara RSCM, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).
Beban Berat
Ia mengaku lebih banyak membicarakan hal-hal ringan dengan Andrie, lantaran memahami beban berat yang tengah dialami korban.
"Saya lebih bicara hal yang ringan karena saya tahu Andri mendapatkan beban yang sangat berat sebagai korban,” ujarnya.
Novel juga mengaku prihatin melihat kondisi Andrie yang hingga kini masih menjalani proses pemulihan medis akibat luka berat di bagian mata dan luka bakar di tubuhnya.
“Saya pada dasarnya saya melihat bahwa proses penyembuhannya masih berjalan. Proses masalah sakitnya di mata yang begitu berat masih panjang prosesnya dan saya sangat khawatir dengan keadaan itu,” jelas Novel.
Ia menambahkan bahwa luka bakar yang dialami Andrie akibat penyiraman air keras juga masih membutuhkan penanganan intensif.
“Begitu juga dengan luka bakarnya yang prosesnya masih terus dilakukan perbaikan karena apa namanya luas dan ya saya bilang cukup beratlah gitu ya,” lanjutnya.
Proses Pemulihan Terbaik
Dalam kesempatan itu, Novel juga merespons ihwal rencana Oditurat Militer II-07 untuk menjenguk Andrie Yunus. Dia berharap Andrie dapat memperoleh proses pemulihan terbaik terlebih dahulu tanpa tekanan tambahan dari pihak mana pun.
“Poinnya adalah saya berharap Andri Yunus betul-betul bisa mendapatkan proses pemulihan yang terbaik, bisa lekas sembuh,” ucap Novel.
Menurut Novel, korban seharusnya mendapatkan perlindungan penuh selama menjalani pemulihan, termasuk tidak dibebani hal-hal yang berpotensi mengganggu kondisi fisik maupun psikisnya.
“Jangan sampai ada langkah-langkah atau tindakan-tindakan yang justru membuat Andri Yunus semakin disudutkan ataupun tertekan dengan hal-hal yang tidak berpihak kepada korban,” kata dia.