LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menkopolhukam telisik dugaan Kejagung langgar hukum di kasus PT VSI

"Iya nanti saya cek. Kalau itu dilakukan, iya nanti kita cek," kata Luhut.

2015-10-17 14:30:00
Kejagung salah geledah
Advertisement

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, bakal menelisik dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan pihak Kejaksaan Agung, lantaran kembali menyita sejumlah barang milik PT Victoria Securities Indonesia (VSI).

"Iya nanti saya cek. Kalau itu dilakukan, iya nanti kita cek," kata Luhut, Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, pihak Kejagung kembali melakukan penyitaan di kantor PT VSI, Senayan, Jakata. Penyitaan itu dilakukan dengan dalih mengembalikan barang-barang yan sebelumnya sudah disita.

"Pada 9 Oktober 2015, tim Satgasus Pemberantasan Korupsi Kejagung, kembali mendatang kantor klien kami secara bergerombolan dengan dalih akan mengembalikan barang-barang yang telah disita pad saat melakukan penggeledahan dan penyitaan secara liar tanpa izin pada 12-14 dan 18 Agustus 2015," sebagaimana tertulis dalam surat aduan PT VSI ke Menkopolhukam.

Namun, bukannya malah mengembalikan barang-barang yang telah disita, pihak Kejagung justru kembali menyita barang-barang yang baru saja dikembalikan, tanpa menunjukkan surat penetapan penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut PT VSI pihak Kejagung diduga melakukan pelanggaran hukum lantaran tidak mematuhi putusan praperadilan Nomor 81/PID.PRAP/2015/PN.JKT.SEL pada 29 Agustus lalu.

Baca juga:
Kejagung siap eksekusi harta milik Aiptu Labora Sitorus
Rentan jadi alat politik, Jaksa Agung harus diganti
Kisah jaksa cabul, korbannya mulai istri terdakwa sampai narapidana
Komisi III DPR bentuk Panja Victoria usut kasus korupsi BPPN
Paloh diminta lobi kasus Gatot, Jaksa Agung bilang 'usut tuntas'
Jumlah jaksa 'nakal' meningkat, Kejagung akui pengawasan lemah
3 Petinggi perusahaan terduga korupsi mangkir pemeriksaan Kejagung

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.