LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Mengenal Turunani, Tradisi Lisan dan Nyanyian Adat Gorontalo

Turunani mengandalkan pola tabuhan rebana yang khas, dimainkan oleh pria dan wanita, tanpa adanya alat musik melodis yang tetap.

Senin, 27 Jan 2025 14:06:00
gorontalo
Foto: Arfandi Ibrahim/ Liputan6.com (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Tradisi Turunani merupakan salah satu bentuk seni lisan dan nyanyian adat yang kaya akan makna, serta menjadi salah satu warisan budaya Gorontalo yang masih dilestarikan hingga saat ini. Kegiatan Turunani sering kali menjadi elemen penting dalam berbagai upacara adat, seperti aqiqah, khitanan, dan pernikahan.

Dalam pelaksanaannya, Turunani mengandalkan pola tabuhan rebana yang khas, dimainkan oleh pria dan wanita, tanpa menggunakan alat musik melodis yang tetap. Lirik yang dinyanyikan menggabungkan bahasa daerah Gorontalo dengan bahasa Arab, sehingga memberikan karakteristik yang unik dan sarat dengan pesan religius.

"Nada dasar Turunani bersifat fleksibel, disesuaikan dengan kemampuan penyanyi," ungkap Rostin, seorang tokoh agama di Gorontalo.

Pesan Moral

Syair-syair dalam Turunani mengandung nilai-nilai moral, pembentukan akhlak, dan juga bertujuan untuk meningkatkan keimanan. "Tradisi ini menggambarkan eratnya hubungan kekeluargaan dalam masyarakat Gorontalo sekaligus menjadi media silaturahmi," tambah Rostin.

Advertisement

Turunani memiliki peran yang signifikan dalam berbagai prosesi adat, salah satunya adalah Molile Huali, yaitu tradisi meninjau kamar pengantin yang biasanya dilakukan sehari sebelum akad nikah. Selain itu, Turunani juga berfungsi sebagai sarana komunikasi, representasi simbolis, dan alat untuk memperkuat norma-norma sosial dalam masyarakat.

"Dulu, Turunani digunakan sebagai sarana penyebaran Islam di Gorontalo, terutama ketika bahasa Melayu belum dikenal luas di sini," cerita Rostin.

Advertisement

"Makna harfiahnya adalah 'suruh nyanyi', yang kemudian berkembang menjadi tradisi budaya yang lestari hingga sekarang," ujarnya.

Terdampak Perkembangan Zaman

Seiring dengan perkembangan zaman, pelaksanaan Turunani mengalami berbagai penyesuaian. Jika pada masa lalu tradisi ini dilaksanakan tanpa menggunakan pengeras suara, saat ini sound system sering kali digunakan. Beberapa kelompok bahkan mulai memasukkan alat musik modern untuk memberikan nuansa baru.

amun, di daerah-daerah terpencil yang masih memegang teguh adat istiadat, Turunani tetap dilaksanakan sesuai dengan tradisi yang telah ada. "Kalau di desa-desa Gorontalo, pasti ada Turunani dalam acara adat," ujar Rostin.

Rostin berharap agar generasi muda, terutama milenial dan Gen Z, mau melestarikan tradisi ini.

"Turunani adalah bagian dari identitas budaya Gorontalo. Anak muda harus bangga belajar dan meneruskan adat ini," tegasnya.

Advertisement

Dengan keunikan dan pesan-pesan luhur yang terkandung di dalamnya, Turunani bukan hanya merupakan warisan budaya Gorontalo, tetapi juga simbol kekayaan seni Indonesia yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Berita Terbaru
  • PAN Usul Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Hindari Pergelutan Parpol
  • Susunan Direksi dan Komisaris Astra Terbaru, Rudy Jabat Presdir
  • Soal Usulan Jabatan Ketum Dibatasi, PAN Minta KPK Tak Ikut Campur Urusan Parpol
  • Pria di Muratara Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Melahirkan, Sempat Dihajar Massa
  • Wamendagri Usul Denda bagi Warga yang Hilangkan e-KTP
  • berita update
  • gorontalo
  • tradisi turunani
  • turunani
Artikel ini ditulis oleh
Editor Achmad Fikri Fakih Haq
A
Reporter Arfandi Ibrahim, Ramdania El Hida
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.