LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Memalukan jika kekacauan UN terulang di tingkat SMP

Penundaan pelaksaan ujian secara sepihak dan mendadak sangat mempengaruhi mental dan psikis para murid.

2013-04-22 01:01:00
Ujian Nasional
Advertisement

Sejumlah permasalahan mewarnai pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA di 11 provinsi, tahun ini. Kejadian itu tentunya menjadi preseden yang tak baik untuk dunia pendidikan di Indonesia.

Lembaga Negara Pengawasan Pelayanan Publik, Ombudsman RI, berharap kejadian memalukan itu tidak terulang lagi saat pelaksanaan UN tingkat SMP/Mts yang akan berlangsung, Senin 22 April.

"Semoga UN Tingkat SMP yang berlangsung hari ini berjalan baik dan tidak terjadi lagi penundaan di semua wilayah Indonesia," ungkap Ombudsman Bidang Penyelesaian Laporan, Budi Santoso, dalam rilis yang diterima merdeka.com, Minggu (21/4) malam.

Budi mengatakan, kejadian memprihatinkan itu hendaknya dijadikan pelajaran bagi semua pihak. Dia menyayangkan agenda tahunan yang sudah rutin dilaksanakan tersebut harus mengalami penundaan di 11 provinsi.

KPK diminta segera usut karut marut pelaksanaan UN
UN SMP dimulai, Disdik DKI yakin tak akan amburadul

"Tentu saja sangat mempengaruhi mental dan psikis para pesertanya," tambahnya.

Dia berpesan agar semua pihak terkait memberikan keterangan pada publik yang sebenar-benarnya karena kasus ini masih menyisakan banyak tanda tanya yang memerlukan jawaban. Ombudsman sendiri, lanjut dia, juga banyak menerima laporan masuk perihal persoalan-persoalan di lapangan terkait pelaksanaan UN Tingkat SMA kemarin.

"Itu semua menunjukkan bahwa selain persoalan penundaan, pelaksanaan UN tingkat SMA pun masih banyak hal yang harus diperbaiki, dikoreksi dan disempurnakan," ungkap Budi.

Agar kasus serupa tak lagi terulang, dia meminta panitia melakukan persiapan dan pengawasan yang lebih matang serta komprehensif.

"Dengan koordinasi serta manajemen yang baik dan profesional akan terealisasi UN yang lancar, tepat waktu, adil dan tidak terjadi lagi berbagai kecurangan demi perbaikan pendidikan bagi pesertanya," tegas Budi.

Sebelumnya, Tim Investigasi Kemendikbud belum mau mengungkapkan hasil penyelidikan terkait amburadulnya pelaksanaan UN tingkat SMA.

"Kami tidak ingin membuka hasil investigasi sementara untuk menghindari hal-hal lain," ujar Staf Khusus Mendikbud bidang komunikasi media Sukemi di Warung Daun Cikini, kemarin.

Menurut Sukemi, hasil investigasi itu tidak bisa cepat di proses karena memakan waktu cukup lama. Karena itu, pihaknya harus benar-benar mendalami kejanggalan yang terjadi termasuk evaluasi kebijakan Kemendikbud dalam sistem pendidikan nasional.

Sukemi memastikan proses investigasi itu akan disiarkan kepada publik. "Nanti Pak Irjen, sesuai yang disampaikan Pak Menteri harus dilakukan investigasi dan dilakukan secara terbuka kepada publik. Nanti akan kami sampaikan," ujarnya.

Advertisement

Baca juga:
Sidak di Jakut, Mendikbud pastikan UN SMP berjalan serentak
Naskah soal telat datang, UN di Bogor ditunda
Peserta UN SMP di Kota Malang dapat jatah sarapan kue dan roti
NTT gagal selenggarakan UN SMP serentak

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.