Sidak di Jakut, Mendikbud pastikan UN SMP berjalan serentak
Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs di SMP Negeri 30, Koja, Jakarta Utara. M Nuh yang tiba sekitar pukul 5.30 WIB itu berharap pelaksanaan UN dapat berjalan lancar.
"Pada pagi hari ini, saya berharap ujian nasional untuk SMP dapat dilaksanakan dengan lancar. Kita doakan semoga anak-anak bisa mengerjakan soal-soal UN dengan baik," kata M. Nuh di SMPN 30, Koja, Jakarta Utara, Senin (22/4).
Mendikbud meminta pelaksanaan ujian nasional SMP itu dapat dikawal dengan ketat dan baik agar tidak ada siswa yang melakukan tindak kecurangan selama mengerjakan ujian.
"Saya mohon agar pengawasan dapat dilakukan dengan seksama agar tidak terjadi kecurangan dalam pelaksanaan UN SMP ini," ujarnya seperti dilansir Antara.
Dia memeriksa persiapan naskah soal ujian dan kesiapan pengawas di sekolah tersebut. "Saya juga mengucapkan terimakasih pada kepala sekolah, guru-guru, dan pengawas yang telah berusaha melaksanakan tugasnya dengan baik," lanjutnya.
Dalam sidak itu, Mendikbud memimpin doa untuk memulai hari pertama pelaksanaan UN tersebut. Dia juga sempat bercengkrama dengan beberapa siswa SMP Negeri 30 Jakarta yang sedang menunggu waktu dimulainya ujian.
M Nuh memastikan pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs dapat dijalankan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
UN SMP dimulai, Disdik DKI yakin tak akan amburadul
Naskah soal telat datang, UN di Bogor ditunda
"Hari ini pihak Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Budaya,red) merasa senang karena tidak ada lagi penundaan pelaksanaan UN. Tidak ada lagi jadwal UN yang digeser," katanya.
Pada kesempatan itu, pihak SMP Negeri 30 Jakarta Utara menyampaikan bahwa ada 164 siswa yang mengikuti ujian di sekolah itu.
Jumlah sekolah menengah pertama yang melaksanakan UN di beberapa kecamatan di Jakarta Utara, antara lain Kecamatan Koja 32 sekolah, Kecamatan Cilincing 33 sekolah, Kecamatan Kelapa Gading 21sekolah.
Dalam inspeksi pelaksanaan UN sekolah menengah pertama itu, Mendikbud juga mengunjungi SMP Al-Khairiyah. Mendikbud juga menekankan pentingnya kejujuran dan kepercayaan diri kepada para siswa dalam mengerjakan soal ujian.
"Kita semua harus jujur pada diri sendiri ketika mengerjakan soal, konsentrasi pada soalnya sendiri. Tidak perlu melihat soal temannya karena soalnya pasti berbeda," tutur M. Nuh.
Ujian nasional SMP akan dilaksanakan secara serentak mulai dari Senin, 22 April hingga Kamis, 25 April dengan empat mata pelajaran yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia pada hari pertama, Bahasa Inggris pada hari kedua, Matematika pada hari ketiga, dan IPA pada hari keempat.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya