Medan Raih Digital Competitiveness Index (DCI) Tertinggi di Luar Jawa, Menkomdigi Apresiasi
Menkomdigi Meutya Hafid mengumumkan Kota Medan memiliki Digital Competitiveness Index (DCI) tertinggi di luar Pulau Jawa, menempati peringkat ketujuh nasional, menunjukkan potensi digital yang luar biasa.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid baru-baru ini menyoroti pencapaian gemilang Kota Medan dalam sektor digital. Kota ini berhasil menempati posisi teratas sebagai daerah dengan Digital Competitiveness Index (DCI) tertinggi di luar Pulau Jawa. Pengumuman ini disampaikan dalam acara peluncuran program Garuda Spark yang berlangsung di Medan pada hari Sabtu.
Pencapaian ini menempatkan Medan pada peringkat ketujuh secara nasional, mengungguli banyak kota besar lainnya di Indonesia. Enam kota di atasnya semuanya berasal dari Pulau Jawa, menunjukkan dominasi digital yang signifikan di wilayah tersebut. Prestasi ini menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki Medan dalam mengembangkan ekosistem digitalnya.
Meutya Hafid mengapresiasi upaya pemerintah kota dan seluruh pemangku kepentingan di Medan atas capaian ini. DCI merupakan indikator penting untuk mengukur daya saing digital suatu wilayah, dan peringkat tinggi Medan mencerminkan kemajuan pesat dalam adaptasi teknologi dan inovasi digital.
Posisi Strategis Medan dalam Peta Digital Nasional
Kota Medan berhasil mengukuhkan posisinya sebagai kota dengan daya saing digital yang patut diperhitungkan. Menkomdigi Meutya Hafid secara spesifik menyebutkan bahwa Medan menduduki peringkat ketujuh secara nasional dalam Digital Competitiveness Index (DCI). Ini merupakan sebuah prestasi luar biasa mengingat ratusan kabupaten/kota di Indonesia bersaing ketat dalam indeks ini.
Peringkat ini menempatkan Medan di atas beberapa kota besar lainnya yang juga memiliki potensi digital. Kota Depok, Kota Bengkulu, dan Kota Semarang berada di bawah Medan, masing-masing menempati peringkat kedelapan, kesembilan, dan kesepuluh. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan infrastruktur dan ekosistem digital di Medan telah melampaui banyak daerah lain.
Enam kota yang berada di atas Medan dalam peringkat DCI nasional semuanya terletak di Pulau Jawa. Kota-kota tersebut meliputi DKI Jakarta, Bandung, Tangerang Selatan, Surabaya, Yogyakarta, dan Malang. Dominasi kota-kota di Jawa ini menunjukkan bahwa Medan menjadi satu-satunya representasi kuat dari luar Jawa di jajaran sepuluh besar.
Pencapaian Digital Competitiveness Index Medan ini menjadi indikator penting bagi pertumbuhan ekonomi digital. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menyatakan bahwa prestasi ini akan menjadi modal berharga bagi pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kualitas dan kesiapan kota dalam menghadapi tantangan serta peluang di dunia digital yang semakin berkembang pesat.
Memahami Digital Competitiveness Index (DCI) dan Prospek Medan
Digital Competitiveness Index (DCI) adalah sebuah metode komprehensif yang digunakan untuk memetakan daya saing digital suatu wilayah. Indeks ini dapat merujuk pada East Ventures–Digital Competitiveness Index (EV-DCI) di Indonesia atau indeks serupa di tingkat global. EV-DCI secara spesifik mengukur daya saing digital melalui tiga sub-indeks utama, yaitu input, output, dan penunjang.
Metodologi DCI melibatkan sembilan pilar dan 50 indikator yang berbeda untuk menilai perkembangan ekonomi digital secara holistik. Dengan demikian, peringkat tinggi yang diraih Medan dalam DCI menunjukkan kemajuan yang seimbang di berbagai aspek. Ini termasuk infrastruktur, adopsi teknologi, inovasi, serta kualitas sumber daya manusia digital.
Menkomdigi Meutya Hafid menekankan bahwa prestasi ini harus terus ditingkatkan oleh pemerintah kota Medan. Ia berharap agar Medan dapat mempertahankan pencapaian membanggakan ini dan terus berkembang menjadi kota dengan potensi digital yang luar biasa. Dukungan terhadap program-program digitalisasi dan inovasi menjadi kunci utama untuk masa depan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas juga menegaskan komitmennya untuk terus berupaya menjadi lebih baik. "Intinya kita harus siap lebih baik lagi," ujarnya, menggarisbawahi pentingnya adaptasi dan peningkatan berkelanjutan di era digital. Keberhasilan dalam Digital Competitiveness Index Medan menjadi fondasi kuat untuk pembangunan kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Sumber: AntaraNews