Maksimalkan Rumah Pompa, Pemkot Banjarmasin Perkuat Penanganan Rob di Jalan Lambung Mangkurat
Pemerintah Kota Banjarmasin mengoptimalkan rumah pompa untuk mengatasi genangan rob, terutama di Jalan Lambung Mangkurat, demi menjaga aktivitas kota tetap normal.
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kini tengah gencar memaksimalkan fungsi rumah pompa untuk menanggulangi genangan akibat fenomena rob. Upaya ini difokuskan terutama di area vital seperti Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin Tengah, yang sering terdampak pasang air laut. Langkah strategis ini diharapkan mampu menjaga aktivitas kota tetap berjalan normal meskipun diterpa banjir pasang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menjelaskan bahwa operasional Rumah Pompa Belasung kini menjadi kunci. Keberadaan pompa ini memungkinkan pengaturan debit air saat musim pasang, sehingga genangan rob dapat dikendalikan lebih efektif. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot untuk mengatasi tantangan geografis Banjarmasin.
Sebelumnya, genangan di kawasan tersebut bisa berlangsung hingga lima jam lamanya, mengganggu mobilitas dan perekonomian warga. Namun, dengan optimalisasi rumah pompa, durasi genangan air kini dapat dipangkas secara signifikan. Pemkot Banjarmasin bertekad untuk terus memperkuat infrastruktur penanganan rob demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Optimalisasi Rumah Pompa Belasung Pangkas Durasi Rob
Operasional Rumah Pompa Belasung telah menunjukkan efektivitasnya dalam mengatasi genangan rob di Jalan Lambung Mangkurat. Menurut Suri Sudarmadiyah, "Dengan adanya Rumah Pompa Belasung, untuk kawasan Jalan Lambung Mangkurat sudah bisa kita atur pada saat musim pasang air mengakibatkan rob." Pernyataan ini menegaskan peran krusial fasilitas tersebut.
Kehadiran rumah pompa ini membawa dampak positif yang besar bagi warga dan aktivitas ekonomi di sekitarnya. Genangan air yang sebelumnya bisa bertahan hingga lima jam kini dapat surut lebih cepat. Pemangkasan durasi genangan ini sangat membantu masyarakat dalam menjalankan rutinitas harian mereka tanpa hambatan berarti.
Peningkatan kinerja rumah pompa ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Banjarmasin. Tujuannya adalah untuk mengendalikan kondisi dataran kota yang sebagian besar berada di bawah permukaan laut. Dengan demikian, ancaman rob dapat diminimalisir, dan kota tetap berfungsi optimal.
Integrasi Perbaikan Drainase dan Normalisasi Sungai
Selain memaksimalkan rumah pompa, Pemkot Banjarmasin juga melakukan perbaikan infrastruktur pendukung lainnya. Di Jalan Lambung Mangkurat, sedang berlangsung perbaikan drainase dan trotoar yang dirancang untuk menampung volume air lebih besar. Peningkatan kapasitas drainase ini akan mempercepat aliran air menuju rumah pompa.
Suri Sudarmadiyah menambahkan bahwa upaya serupa juga dilakukan di Jalan Hasanuddin HM. "Demikian juga di Jalan Hasanuddin HM, di mana keduanya terkoneksi ke rumah pompa," ujarnya. Integrasi sistem drainase di kedua jalan utama ini diharapkan menciptakan jaringan yang lebih efisien dalam mengalirkan air rob.
Normalisasi sungai juga menjadi fokus utama dalam penanganan rob di Banjarmasin. Salah satu proyek yang sedang digarap adalah normalisasi Sungai Tatas, yang berlokasi di sekitar Jalan Lambung Mangkurat. Banyaknya hambatan bangunan di sungai tersebut menjadi tantangan, namun Pemkot berupaya menyelesaikannya secepatnya untuk kelancaran aliran air.
Perluasan Mitigasi Rob ke Wilayah Prioritas Lain
Komitmen Pemkot Banjarmasin dalam penanganan rob tidak hanya terbatas pada area pusat kota. Wilayah Kayu Tangi di Banjarmasin Utara juga menjadi titik fokus penanganan yang serius. Di sana, pembenahan drainase dan sungai sedang dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi musibah banjir besar.
Upaya ini menunjukkan pendekatan holistik Pemkot dalam mitigasi bencana rob di seluruh wilayah. Dengan memperkuat infrastruktur di berbagai titik, diharapkan seluruh masyarakat Banjarmasin dapat merasakan dampak positifnya. Ini juga merupakan langkah proaktif untuk melindungi aset dan kehidupan warga.
Suri Sudarmadiyah menyatakan optimisme tinggi terhadap keberhasilan upaya mitigasi dan optimalisasi rumah pompa ini. Ia yakin bahwa melalui langkah-langkah komprehensif ini, Pemkot Banjarmasin dapat menjaga aktivitas kota tetap berjalan normal. Meskipun fenomena air rob terus menjadi tantangan, kesiapan infrastruktur diharapkan mampu meredam dampaknya.
Sumber: AntaraNews