MA akan gelar pemilihan ketua, tegaskan tak ada settingan
Pemilihan Ketua Mahkamah Agung (MA) akan berlangsung pada Selasa (14/2). Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, M Syarifuddin mengatakan, pemilihan ketua MA kembali dilakukan secara terbuka dan tak ada settingan.
Pemilihan Ketua Mahkamah Agung (MA) akan berlangsung pada Selasa (14/2). Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, M Syarifuddin mengatakan, pemilihan ketua MA kembali dilakukan secara terbuka.
"Terbuka kok, enggak pernah tertutup," ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (13/2).
Dalam pemilihan ini, masyarakat diizinkan memberi masukan. Syarifuddin memastikan, tidak ada settingan dari internal lembaganya dalam pencalonan ketua MA.
"Siapa yang ditulis namanya, ya itu. Siapa yang nulis nama siapa kan belum tahu sekarang. Jadi kalau yang ditanya siapa yang nyalon ya pasti bilang enggak ada. Enggak bisa nyalon kalau enggak dicalonin," jelasnya.
Sebelumnya, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter menyesalkan waktu pemilihan Ketua MA yang diagendakan berlangsung sehari sebelum pemungutan suara Pilkada Serentak 2017 yaitu 14 Februari 2017. Kendati begitu, Lalola berharap pemilihan Ketua MA dilakukan secara terbuka.
"Jangan sampai ketua MA terpilih prosesnya tidak transparan dan partisipatif. Jangan sampai masyarakat cuma terima jadi," ucap Lalola di kawasan bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (12/2).
Baca juga:
Masih ada 2.375 perkara menumpuk di Mahkamah Agung
Ketua MA: Kita sudah terdesak, darurat membutuhkan hakim
MA gelar sidang pleno tahunan, disiplin hakim jadi sorotan
KY titip 3 pesan untuk sekretaris MA baru pilihan Jokowi
Jokowi tunjuk Achamd Setyo Pudjoharsoyo jadi sekretaris MA
Jokowi pilih Achmad Setyo Pudjoharsoyo jadi sekretaris MA
MA perberat hukuman mantan Sekda Indragiri Hulu jadi 8 tahun penjara