Liburan Berujung Petaka, 10 Wisatawan Tersambar Petir di Pantai Selatan Lumajang
Sepuluh orang mengalami sambaran petir saat bersantai di Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang, Lumajang, saat liburan.
Sebanyak sepuluh orang mengalami tersambar petir saat berlibur di Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang, yang merupakan destinasi wisata di pantai selatan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut.
"Dua orang tersambar petir di objek wisata Pantai Watu Pecak dan delapan orang tersambar petir di Pantai Bambang. Kedua objek wisata itu berada di Kecamatan Pasirian," ungkap Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PIDM) Sihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, pada Minggu (29/3).
Hujan lebat disertai petir melanda Kecamatan Pasirian sejak Sabtu (28/3) sore. Walaupun banyak wisatawan yang sudah pulang, sebagian memilih untuk berteduh sambil menunggu hujan reda.
"Di Pantai Bambang, awalnya delapan wisatawan menikmati keindahan pantai, kemudian mereka mencari perlindungan di pondok terpal yang mereka buat sendiri ketika hujan deras disertai petir mulai turun," jelasnya.
Tak lama setelah itu, petir menyambar tenda tempat mereka berteduh. Para korban mengalami cedera, dan beberapa di antaranya tidak sadarkan diri. Petugas keamanan dan panitia segera membawa mereka ke Puskesmas Pasirian serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian.
"Dari delapan korban, satu orang di antaranya meninggal dunia, satu orang masih dalam keadaan koma dan dirujuk ke RSUD Pasirian, sedangkan enam orang lainnya mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di Puskesmas Pasirian," tambahnya.
Korban yang Meninggal Dunia
Seorang korban yang meninggal dunia akibat tersambar petir adalah Alvin (23), warga Desa Candipuro, yang jenazahnya saat ini berada di RSUD Pasirian. Sementara itu, Radit, yang juga berasal dari Desa Candipuro, masih dalam kondisi tidak sadar dan telah dirujuk ke RSUD Pasirian. Selain itu, enam orang lainnya mengalami luka ringan, yaitu Riyanto (25), Tomi (22), dan Dadang (25) yang merupakan warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro. Dua korban lainnya, Junaidi (22) dan Sutikno (23), berasal dari Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, serta Fagis Gama (24) yang tinggal di Desa/Kecamatan Candipuro.
Di lokasi Pantai Watu Pecak, terdapat dua korban tersambar petir yang merupakan kakek dan cucu yang memiliki warung di sebelah barat Pantai Pecak. Ketika petir tiba-tiba menyambar di sekitar pondok mereka, kedua korban kaget dan langsung pingsan, sehingga segera dibawa ke RSUD Pasirian untuk mendapatkan perawatan. Suprapto, seorang pejabat setempat, mengimbau kepada wisatawan dan masyarakat agar lebih waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja di kawasan pantai selatan Lumajang.
Ia juga menyarankan agar masyarakat mencari tempat yang aman saat cuaca buruk melanda wilayah tersebut.