KPK kaget terpidana korupsi kebanyakan berpendidikan tinggi
"Saya kaget dari segi tingkat pendidikan, dari 600-an koruptor yang ditangkap KPK dominannya master sekitar 40 orang artinya koruptor kebanyakan pendidikan tinggi," ujar Laode
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif terkejut terpidana korupsi ataupun penerima suap hampir didominasi dengan latar belakang pendidikan yang tinggi. Laode menyebut sekitar 40 terpidana korupsi berasal dari tingkat pendidikan Master.
"Saya kaget dari segi tingkat pendidikan, dari 600-an koruptor yang ditangkap KPK dominannya master sekitar 40 orang artinya koruptor kebanyakan pendidikan tinggi," ujar Laode di Hotel JS Luwansa, Kamis (24/11).
Selain tingkat pendidikan yang tinggi, Laode menambahkan, keterlibatan partai politik dalam tindak pidana korupsi masih mendominasi tindak pidana korupsi.
Oleh karena itu, menurutnya perhatian rekrutmen kaderisasi harus ditingkatkan agar menghasilkan kader partai yang bebas dari rasuah.
"Dari kasus yang inkrah, 32 persen perwakilan partai politik. Kenyataan itu sangat miris karena itu saya bertanya tadi kita butuh politisi yang begitu baik dan betul-betul jadi inspirasi," ungkapnya.
"Kami berharap makin banyak tunas integritas yang ingin jadi politisi akan baik untuk perbaikan bangsa ke depan," tandasnya.
Hari ini KPK meluncurkan buku panduan kaderisasi dan rekrutmen partai politik ideal dan modul naskah kode etik politisi. Dalam acara tersebut, turut pula hadir Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Wiranto.
Baca juga:
Main mata pejabat Ditjen Pajak dengan pengusaha
KPK sebut pembukaan kantor cabang di daerah rawan masuk angin
5 Tanggapan nyeleneh hingga marah soal pejabat pajak tertangkap KPK
Formappi kritik keras usulan KPK, tolak dana parpol Rp 9,3 triliun
KPK bakal lelang barang hasil gratifikasi di Riau
KPK dan KY pantau sidang praperadilan Dahlan Iskan