Komisi IV DPR desak Jokowi hentikan impor sapi Australia
"Tidak makan sapi kan tidak apa-apa, tidak ada kerugian," kata Viva Yoga Mauladi.
Wakil Ketua Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi mengkritik keras pernyataan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott yang mengungkit bantuan kemanusiaan ke Indonesia ketika tsunami menerjang Aceh tahun 2004 lalu. Dia meminta pemerintah merespon dengan tegas melalui penghentian impor hasil ternak dari negeri Kanguru tersebut.
"Jadi ini sangat disayangkan pernyataan Perdana Menteri Abbott terhadap efisiensi kedaulatan pemerintah Indonesia, Abbott tidak menghargai kedaulatan Indonesia dalam persoalan hukum. Ya, kami mendesak kepada Presiden Jokowi untuk segera menghentikan segala impor berkaitan dengan produk-produk peternakan terutama sapi," kata Viva Yoga di gedung DPR Senayan Jakarta, Kamis (24/2).
Politikus PAN ini meminta segala bentuk hasil ternak Australia dilarang masuk ke Indonesia. Sanksi itu akan berdampak pada Australia karena pasar terbesar hasil ternaknya adalah Indonesia.
"Kita mendesak pada pemerintah untuk menghentikan impor sapi dari Australia, baik itu sapi indukan, sapi betina produktif, atau daging beku. Australia juga harus tahu bahwa pasar terbesar dalam peternakan sapi itu 60 persen Indonesia," terang dia.
Lanjut dia, masyarakat Indonesia juga tidak akan merugi dengan penghentian impor hasil ternak Australia. Masih ada alternatif hasil ternak dari negara lain yang bebas penyakit kuku dan mulut.
"Tidak makan sapi kan tidak apa-apa, tidak ada kerugian. (Indonesia bisa impor hasil ternak dari) New Zealand, ada Kanada kan bisa," pungkas dia.
Baca juga:
Hubungan Indonesia-Brasil diprediksi bakal membeku lama
Todung: Pernyataan Abbott tak berdampak pada hukuman duo Bali Nine
JK soal Australia: Kalau kita tidak impor sapi, bagaimana mereka?
JK: Brasil hina Indonesia, kita kaji ulang kontrak impor!
Wajah lesu pengacara duo Bali Nine gugatan ditolak PTUN
Komisi I DPR duga hukuman mati jadi komoditas Pilpres di Brasil
Jelang eksekusi mati, TNI kerahkan KAL Serayu jaga Nusakambangan