Kloter Haji Embarkasi Banjarmasin Berangkatkan Jemaah Kabupaten Banjar ke Tanah Suci
Kloter Haji Embarkasi Banjarmasin sukses memberangkatkan 360 jemaah calon haji asal Kabupaten Banjar menuju Madinah, Arab Saudi. Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lansia.
Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani jemaah calon haji (JCH) dengan memberangkatkan Kloter 02 asal Kabupaten Banjar. Keberangkatan ini berlangsung pada Sabtu malam (25/4) dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor menuju Madinah, Arab Saudi.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Dr. H. Eddy Khairani, memastikan seluruh proses berjalan lancar. Mulai dari kedatangan jemaah di asrama haji hingga masuk ke dalam pesawat Garuda Indonesia, semua tahapan telah terlaksana sesuai rencana.
Kloter 02 ini merupakan bagian dari gelombang pertama keberangkatan haji nasional yang langsung menuju Madinah. Perjalanan spiritual ini diharapkan dapat berjalan khidmat bagi seluruh jemaah yang akan menjalani rangkaian ibadah selama kurang lebih 40 hari.
Kelancaran Keberangkatan Kloter 02 Embarkasi Banjarmasin
Proses keberangkatan jemaah calon haji Kloter 02 Embarkasi Banjarmasin berjalan mulus dan tanpa hambatan signifikan. Jemaah yang berjumlah 360 orang, terdiri dari 168 laki-laki dan 192 perempuan, diterbangkan sekitar pukul 20.05 Wita.
Dr. H. Eddy Khairani mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh tahapan. Sejak berada di asrama haji hingga menaiki pesawat Garuda Indonesia, semua aspek logistik dan administrasi telah terkoordinasi dengan baik.
Keberangkatan ini menandai dimulainya perjalanan ibadah haji bagi ratusan jemaah dari Kabupaten Banjar. Mereka akan memulai rangkaian ibadah di Madinah sebelum melanjutkan ke Makkah.
Perhatian Khusus untuk Jemaah Lansia
Dari total 360 jemaah Kloter 02, sebanyak 56 orang merupakan jemaah lanjut usia (lansia) atau berusia di atas 65 tahun. Kelompok jemaah ini mendapatkan perhatian ekstra dari petugas penyelenggara ibadah haji.
Petugas PPIH Embarkasi Banjarmasin memberikan pendampingan khusus kepada para jemaah lansia sejak mereka tiba di asrama haji. Bantuan seperti penggunaan kursi roda disediakan bagi jemaah yang membutuhkan, memastikan kenyamanan dan keamanan mereka selama proses keberangkatan.
Fokus pada pelayanan jemaah lansia ini merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa setiap jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan optimal. Kesabaran dan kedisiplinan tinggi sangat dibutuhkan, terutama bagi jemaah dengan kondisi fisik yang memerlukan adaptasi lebih.
Nasihat dan Persiapan Spiritual Jemaah Haji
Sebelum keberangkatan, Dr. H. Eddy Khairani mengingatkan para jemaah bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang mendalam. Hal ini membutuhkan kesiapan mental, kesabaran, dan kedisiplinan yang tinggi dari setiap individu.
Jemaah diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan, mengatur pola istirahat, dan selalu mengikuti arahan petugas kloter selama berada di Tanah Suci. Rangkaian ibadah yang akan dijalani selama kurang lebih 40 hari di Madinah dan Makkah menuntut stamina dan fokus yang prima.
Pesan ini bertujuan untuk membekali jemaah dengan pemahaman yang komprehensif mengenai tantangan dan esensi ibadah haji. Dengan persiapan yang matang, baik fisik maupun mental, diharapkan jemaah dapat meraih haji mabrur.
Kuota dan Kloter Embarkasi Banjarmasin Tahun 2026
Untuk tahun 2026, Embarkasi Banjarmasin memiliki jadwal keberangkatan yang padat. Total jemaah calon haji yang akan diberangkatkan mencapai 6.822 orang.
Jumlah tersebut terbagi dalam 19 kloter, dengan rincian 14 kloter berasal dari Kalimantan Selatan dan 5 kloter dari Kalimantan Tengah.
Distribusi kloter ini menunjukkan kapasitas besar Embarkasi Banjarmasin dalam melayani jemaah dari dua provinsi tersebut. Persiapan dan koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kelancaran seluruh jadwal keberangkatan.
Sumber: AntaraNews