Kisah Inspirasi Napi Lapas Kedungpane Semarang, Ubah Serabut Kelapa Jadi Hewan Mainan hingga Ekspor ke Brasil dan Belgia
Kreasi sesama narapidana diekspor ke mancanegara di antaranya Brasil dan Belgia.
Seorang warga binaan Lapas Kedungpane Semarang bernama Tri tampak terpatri di tempat duduknya. Pandangannya fokus pada serabut kelapa buah karyanya yang sudah setengah jadi. Dengan telaten, tangannya merakit dan mengepak serabut kelapa hingga menghasilkan berbagai produk kerajinan bernilai komersial.
Dia bersama rekan warga binaan lainnya mengaku telah menyelesaikan tidak kurang dari puluhan mainan hewan atau coco rope berbahan baku serabut kelapa. Bahkan hasil yang menurutnya cukup layak disyukuri sebab kreasi sesama narapidana layak diekspor ke mancanegara di antaranya Brasil dan Belgia.
Menurut dia membuat kerajinan coco rape bukanlah pekerjaan sulit bagi yang sudah ahli. Menurutnya, pengerjaanya memang membutuhkan ketelatenan dan ketelitian sejak awal dari limbah kelapa dikupas hingga menjadi serabut.
"Proses ini butuh kesabaran, dan membutuhkan waktu. Lama waktunya dari limbah kelapa jadi serabut," ujar Tri.
Alasan mengikuti pelatihan serta bekerja di unit anyaman di kegiatan kerja Lapas Semarang. Nantinya supaya memiliki keahlian setelah bebas.
"Setelah keluar saya juga sudah bicara dan menjalin kerjasama dengan beliau-beliau (Chewy Louis Group) untuk pengerjaan seperti ini diluar," kata Tri.
Sedangkan proses mengikuti ketrampilan peluang baginya untuk mendapatkan ilmu dari binaan Chewy Louis Group dan sesama rekan di lapas. Ide-ide pembuatan diajarkan sehingga ada karya yang dihasilkan.
"Lumayan dapat keahlian ketrampilan. Semoga ada manfaatnya ketika bebas nanti," tuturnya.
Produk Mainan Tuang hingga Bola
Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kedungpane, Suranta mengatakan target pembuatan produk tersebut mencapai 60 palet per minggu. Nantinya produk akan dikirim ke Belgia dan Brasil. Ada beberapa jenis produk mainan yang dibuat yaitu tulang, bola dan ring.
"Ada 15 orang WBP kami pekerjakan. Mereka yang bekerja, sebelumnya kami lakukan assesment terlebih dahulu, jika memenuhi syarat bisa ikut. Kegiatan ini juga merupakan pembinaan kemandirian di Lapas," kata Suranta.
Coco rope buatan narapidana Lapas Kedungpane umumnya dibentuk menyerupai tulang, bola dan ring. Di luar negeri memang warganya jamak memakai coco rope sebagai pengganti bahan mainan bagi anjing atau kucing kesayangannya.