Keraton Surakarta Gelar Gladi Bersih Penarikan Kereta Jenazah Pakubuwono XIII
Keraton Surakarta pun menggelar gladi bersih, khususnya untuk kereta jenazah.
Jenazah Pakubuwono (PB) XIII akan dimakamkan di Imogiri, Rabu (5/11). Kereta bernama "Rata Pralaya" akan membawa jenazah keluar dari keraton. Kereta tersebut ditarik oleh 8 ekor kuda menuju Rumah Dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung.
Keraton Surakarta pun menggelar gladi bersih, khususnya untuk kereta jenazah. Namun gladi kali ini hanya menggunakan dua kuda.
Kereta berwarna putih ditarik dua ekor kuda dari samping Sasono Putro ke arah timur melewati depan Kori Kamandungan dan berkeliling tembok dalam keraton hingga Alun-alun Selatan sebanyak dua kali.
Diketahui kereta pusaka itu berumur lebih dari seratus tahun dan telah digunakan untuk mengantarkan mendiang Paku Buwono XII. Berbagai perawatan dan pengecatan ulang dilakukan oleh para abdi dalem.
3 Kereta Pusaka
Pangarso Kereta Kavaleri, Kanjeng Pangeran Setyanto Nagoro yang bertugas menjadi kusir saat prosesi pemakaman Rabu (5/11) mengungkapkan, prosesi akan menggunakan tiga kereta pusaka.
"Nanti akan ada tiga kereta. Ini (kereta jenazah) ditarik delapan kuda, kemudian kereta untuk sawur dan pengiring itu ada dua kereta ditarik (masing-masing) dua kuda. Ini gladi bersih untuk mencoba kereta ujar dia.
Kereta pengangkut jenazah akan dihias bunga dan ditarik delapan kuda. Sementara dua lain akan mengiringi dan ditarik masing-masing dua kuda. Kereta pengiring akan diisi keluarga keraton dan petugas udik-udik.
"Kalau bisa diusahakan besok sore itu dihias. Lalu sesudah dihias langsung dibawa ke Magangan, sebelah selatan (Ndalem Keraton). Selanjutnya untuk posisi kereta saya yang mengendalikan," ungkapnya.
Dimakamkan Rabu 5 November 2025 di Imogiri
Prosesi pemakaman Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Pakubuwono XIII, akan dilaksanakan pada Rabu, 5 November 2025, sekitar pukul 08.00 WIB.
Jenazah akan diberangkatkan dari Keraton Surakarta menggunakan kereta jenazah pusaka "Rata Pralaya".
Rute kirab akan melewati Bangsal Magangan menuju Alun-Alun Selatan, kemudian menuju perempatan Gading ke barat. Sampai di simpang 4 Tipes, kirab akan berbelok kanan menuju ke Jalan Slamet Riyadi. Untuk selanjutnya berhenti di Loji Gandrung.
Selanjutnya jenazah akan transit sejenak dan melanjutkan perjalanan menggunakan mobil ambulans menuju lokasi pemakaman di Kompleks Makam Raja-raja Mataram di Imogiri, Bantul, Yogyakarta.