Kendaraan ke Bandara Minangkabau dirazia usai serangan teroris di Surabaya dan Riau
Kendaraan ke Bandara Minangkabau dirazia usai serangan teroris di Surabaya dan Riau. Pemeriksaan dilakukan petugas tak lain adalah mencegah masuknya terduga teroris yang akan mengganggu jadwal penerbangan dan membuat calon penumpang menjadi tak nyaman.
Petugas gabungan TNI-Polri merazia sejumlah kendaraan hendak menuju Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat. Razia dilakukan di pintu masuk bandara guna mengantisipasi teroris menyusul aksi teror di Surabaya, Jawa Timur.
"Dengan rentetan insiden bom yang terjadi di beberapa wilayah seperti Surabaya bahkan yang terbaru adalah di Riau, setiap pengunjung yang datang ke BIM akan diperiksa kendaraannya terlebih dahulu," kata Public Relationship (PR) BIM Fendrick Sondra, Rabu (16/5).
Pemeriksaan dilakukan petugas tak lain adalah mencegah masuknya terduga teroris yang akan mengganggu jadwal penerbangan dan membuat calon penumpang menjadi tak nyaman.
"Tanpa terkecuali, termasuk juga kendaraan umum seperti taksi dan tranex mandiri juga dilakukan pemeriksaan, karena kita tidak pernah tahu kapan dan dimana aksi teror terjadi. Lebih baik kita melakukan deteksi dini terlebih dahulu," ujarnya.
Tak sampai di situ, untuk penumpang kereta api bandara, Fendrick menyebut pihaknya juga tak ingin kecolongan.
"Walaupun sepi penumpang, kami tetap melakukan pengawasan terhadap kamera pengintai yang terintegrasi ke bandara, kami tak ingin kecolongan," pungkasnya.
Baca juga:
Analisa pengamat soal pelibatan wanita dan anak dalam teror bom di Surabaya
Dita bomber gereja Surabaya, sejak SMA ngekos dan tinggal terpisah dari orang tua
Penjelasan Moeldoko soal TNI dilibatkan berantas teroris
Densus 88 gerebek rumah di Tangerang, 3 terduga teroris diciduk
LPSK dan KPAI pastikan anak pelaku teror bakal diasuh orang yang tepat
Rekrutmen jaringan teroris di Indonesia dilakukan secara tatap muka
Densus 88 gerebek terduga teroris di Tangerang, warga dengar suara tembakan