Kapolda pastikan tak ada aktivitas HTI di Jateng
Kapolda pastikan tak ada aktivitas HTI di Jateng. Polisi memastikan akan terus melakukan pengawasan dan memetakan titik-titik HTI di Jawa Tengah.
Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Condro Kirono menyebut sudah tidak ada lagi aktivitas dilakukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di wilayah hukum yang dipimpinnya. Menurut dia, sejak dicabut izinnya oleh Kementerian Hukum dan Ham beberapa kantor HTI telah melepas atributnya.
"Di Jawa Tengah ini kan ada 22 HTI dari 35 kabupaten atau kota. Sampai saat ini tidak ada aktivitas HTI. Di Semarang mereka malah sudah melepas simbol, atribut dan papan nama," kata Condro usai membuka acara Sarasehan Pencegahan Radikalisme berbasis Agama di D"wangsa Lorin Solo Hotel, Rabu (26/7).
Kendati demikian, ia tak menampik jika masih ada kelompok yang menolak terhadap Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Mantan Kakorlantas ini berharap pihak menolak peraturan itu menyampaikannya sesuai koridor undang-undang yang berlaku.
"Kalau ada yang mau menyampaikan aspirasi silakan, sesuai aturan yang berlaku. Tidak boleh anarkis, jangan mengganggu ketertiban, tidak menyinggung suku, ras dan agama," katanya.
Meski begitu dia memastikan akan terus melakukan pengawasan dan memetakan titik-titik HTI di Jawa Tengah.
Baca juga:
Yusril minta ketegasan hakim MK soal kelanjutan gugatan HTI
Gubernur Sulsel tak merasa khawatir ada PNS terlibat HTI
Yusril sebut pemerintah bodoh minta anggota HTI mundur dari PNS
Perppu ormas besok disidang, Yusril minta MK batalkan isi Perppu
Rabu besok, Menristekdikti umumkan soal PNS dan dosen terlibat HTI
Polisi pastikan tindak HTI dakwah tentang politik dan anti Pancasila
Jika ada dosen terlibat HTI, ISI ikuti instruksi Menristekdikti