Kapendam Sriwijaya Pastikan Pengusutan TNI Tembak Prajurit TNI di Palembang Berjalan Transparan
Permasalahan ini menjadi atensi Pangdam II Sriwijaya untuk menanganinya hingga tuntas.
Penembakan anggota TNI AD hingga tewas oleh sesama prajurit di tempat hiburan malam dini hari tadi dibenarkan Kodam II Sriwijaya. Pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Denpom Palembang.
Kapendam II Sriwijaya Letkol Inf Yordania mengungkapkan, korban Pratu FA merupakan personel Denkesyah 02.04.04 Palembang. Permasalahan ini menjadi atensi Pangdam II Sriwijaya untuk menanganinya hingga tuntas.
"Pangdam telah memerintahkan Asintel Kasdam II Sriwijay dan Danpomdam II Sriwijaya ntuk segera menangani di lapangan melalui penyelidikan mendalam, agar tidak terjadi kesimpangsiuran pemberitaan maupun berkembangnya opini keliru di masyarakat," ungkap Kapendam II Sriwijaya Letkol Inf Yordania seperti dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Sabtu (16/5).
Yordania menyebut Denpom 2/IV Palembang sedang melaksanakan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di TKP, mendalami rekaman CCTV, melaksanakan otopsi jenazah, mengumpulkan barang bukti, melaksanakan graber ponsel para saksi, dan berkoordinasi dengan Polda Sumsel.
"Proses ini membutuhkan waktu. Untuk perkembangan informasi selanjutnya akan disampaikan pada kesempatan pertama," kata Yordania.
Yordania menyebut pihaknya menyesalkan kejadian ini dan berharap tidak terulang. Pengawasan lebih optimal harus dilakukan setiap pimpinan terhadap jajaran.
"Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Pangdam telah menginstruksikan seluruh Dansat jajaran Kodam II Sriwijaya melaksanakan pengawasan dan pengendalian di satuannya secara optimal," tutur Yordania.
Diberitakan sebelumnya, Pratu F (23), anggota TNI AD tewas ditembak sesama prajurit inisial Sertu RN (23). Penembakan diduga karena keduanya bersenggolan saat asyik berjoget di tempat hiburan malam.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan. Sejam kemudian korban meninggal dunia dan jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk keperluan autopsi.
Peristiwa itu bermula saat keduanya menikmati hiburan bersama teman masing-masing di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Ilir Barat I, Palembang, Sabtu (16/5) dini hari. Tiba-tiba kedua tak sengaja bersenggolan saat berjoget.
Cekcok Mulut
Pelaku dan korban tersulut emosi hingga membuat mereka cekcok. Tak lama kemudian, korban mengeroyok pelaku.
Dalam situasi terdesak, pelaku mengeluarkan senjata api dari pinggangnya lalu menembak korban. Korban langsung terkapar karena tembakan mengenai perut bagian kanan.
Polisi Benarkan Peristiwa Tersebut
Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh membenarkan kejadian itu. Dia menyebut polisi segera datang ke lokasi setelah kejadian.
"Benar, kejadiannya dini hari tadi Korban dan pelaku sama-sama anggota TNI AD," ungkap Fauzi Saleh, Sabtu (16/5).
Fauzi menyebut penembakan diduga akibat saling senggolan saat berjoget. Namun Fauzi enggan menjelaskan secara detail karena kasus ini ditangani Denpom Palembang.
"Silakan tanya ke Denpom karena mereka yang menangani," tutur Fauzi.