KAI Masih Investigasi Penyebab 2 Rangkaian KA Tergelincir di Stasiun Pasar Senen
KAI masih menyelidiki penyebab tergelincirnya KA Jaka Tingkir dan Serayu di Stasiun Pasar Senen yang memicu keterlambatan perjalanan.
PT Kereta Api Indonesia masih menyelidiki penyebab tergelincirnya lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu di area Stasiun Pasarsenen, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026).
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan penyebab pasti insiden tersebut belum dapat dipastikan karena proses investigasi masih berlangsung.
“Untuk penyebab tergelincirnya lokomotif (Jaka Tingkir) dan rangkaian kereta Serayu sebanyak dua axle itu masih dalam penyelidikan atau investigasi,” kata Franoto di Stasiun Pasarsenen, Jumat.
Menurut dia, hasil lengkap baru akan diketahui setelah tim investigasi menyelesaikan pemeriksaan di lapangan.
“Jadi nanti setelah ada investigasi nanti akan ketahuan hasilnya,” ujarnya.
Dua Insiden Terjadi di Lokasi Berbeda
Franoto menjelaskan peristiwa tersebut melibatkan dua rangkaian kereta yang mengalami gangguan operasional di lokasi berbeda di area emplasemen Stasiun Pasarsenen.
“Ini memang dua KA dengan lokasi yang berbeda ya, dua lansiran kereta api,” katanya.
KAI memastikan kedua rangkaian kereta yang tergelincir saat itu tidak sedang membawa penumpang.
Akibat gangguan operasional tersebut, sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan keberangkatan dari Stasiun Pasarsenen dengan durasi yang berbeda-beda.
Sejumlah Perjalanan Terdampak
Selain keberangkatan kereta jarak jauh, beberapa perjalanan kereta kedatangan juga terdampak akibat insiden tersebut.
KAI mencatat perjalanan yang terdampak antara lain KA Kertajaya, Dharmawangsa, KA Barang Parsel, dan KA Cikuray.
Atas gangguan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permintaan maaf kepada para pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan.
Franoto mengatakan penumpang yang memilih membatalkan perjalanan dapat mengajukan pengembalian dana tiket secara penuh.
“Bagi penumpang yang ingin membatalkan perjalanannya juga kita refund. Kita refund 100 persen dari harga tiket tersebut. Dan untuk refund tiket tidak harus hari ini, tapi tujuh hari ke depan dari tanggal yang tertera di tiketnya,” ujar Franoto.