Kabareskrim jamin tak ada ancaman buat bongkar kasus SKK Migas
"Saya pastikan ancaman itu enggak akan berpengaruh," kata Budi Waseso.
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Budi Waseso menjamin tidak akan ada intervensi dari pihak manapun terhadap penyidikan kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) penjualan Kondensat Bagian Negara oleh SKK Migas kepada PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (PT TPPI).
"Enggak ada itu intervensi. Saya jamin, Insya Allah enggak ada intervensi," kata Budi di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (7/5).
Dia membantah jika pihaknya merasa ditekan dengan adanya ancaman-ancaman. Bahkan, Budi bakal pasang badan atas ancaman tersebut.
"Saya pastikan ancaman itu enggak akan berpengaruh. Siapa yang berani ancam anak buah saya?" terang dia.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Victor Simanjuntak mengakui, adanya ancaman kepada pihaknya, saat tengah menangani kasus yang melibatkan SKK Migas, dan PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (PT TPPI) ini.
"Mengenai ancaman, ya ada lah. Tidak perlu saya sebut. Lagipula itu ancam-ancaman biasa lah ," kata Victor di Bareskrim Mabes Polri.
Baca juga:
Diancam saat bongkar kasus SKK Migas, Brigjen Victor malah ketagihan
Kabareskrim janji tindak perwira penerima suap dari bandar narkoba
Sepak terjang Brigjen Victor, pembongkar kasus SKK Migas
Bareskrim unjuk gigi usut korupsi kelas kakap
Kebijakan Jokowi koordinasikan KPK-Kejagung-Polri perlu diformalkan
Usut SKK Migas, jenderal ini ngaku diancam didepak dari Bareskim
Korupsi SKK Migas, penyidik Bareskrim periksa 3 saksi