Jadi tersangka, Yuniarti masih mengelak siksa Bastian hingga tewas
Jadi tersangka, Yuniarti masih mengelak siksa Bastian hingga tewas. Yuniarti (38) pengasuh yang diduga menyiksa Bastian Emeraldi (2) sampai saat ini masih terus menyangkal kalau dirinya membunuh. Bahkan di hadapan polisi, wanita dua anak itu terus mengelak dirinya sebagai penyebab kematian balita malang itu.
Yuniarti (38) pengasuh yang diduga menyiksa Bastian Emeraldi (2) sampai saat ini masih terus menyangkal kalau dirinya membunuh. Bahkan di hadapan polisi, wanita dua anak itu terus mengelak dirinya sebagai penyebab kematian balita malang itu.
"Nggak nyiksa. Waktunya makan saya kasih makan kok," kata Yuniarti, Senin (28/11).
Yuniar mengaku menyuruh Bastian berdiri hingga berjam-jam sebelum balita malang itu tewas. Bastian disuruh berdiri sejak sore hingga malam hari.
"Iya emang disuruh berdiri tapi saya nggak nyiksa dia," akunya sambil mengepal tangannya seperti geram.
Dia juga mengelak telah berbohong pada Gadis Julianti Permatasari (22). Ketika banyak ditanya, Yuniar seolah merasa kesal. Dia pun meminta bantuan kuasa hukum.
"Kayaknya saya harus didampingi pengacara deh," ucapnya ketus.
Wakil Kapolresta Depok AKBP Candra Kumara mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil visum terkait kematian Bastian. Dan pihaknya juga masih terus mendalami keterangan tersangka karena sampai saat ini tersangka masih bersikeras mengelak.
"Dia masih bersikeras bahwa penyebab kematian bukan dirinya. Tapi faktanya korban tewas setelah ada kekerasan dari tersangka," katanya.
Baca juga:
Guru SD di Sleman diduga cabuli 4 siswinya di kelas dan ruang UKS
Anak PRT dianiaya majikan masih trauma lihat kulkas
Polisi sita tang digunakan AC untuk aniaya anak PRT
Tiga bocah dipenggal untuk ritual sihir hitam
Lebih dari 100 anak dan perempuan di Bali jadi korban kekerasan
Terlalu aktif, kepala bocah Nichiardo dibenturkan ibu ke kloset
Polda DIY minta bantuan dokter lengkapi berkas penganiayaan anak PRT