Gudang BBM Oplosan di Muara Enim Terbakar, Polisi Buru Pemilik
Kebakaran terjadi kemarin sore, Senin (12/1). Tidak ada korban jiwa, namun seisi gudang hangus dilalap api.
Gudang tempat pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) di Desa Tanjung Terang, Gunung Megang, Muara Enim, Sumatra Selatan, hangus terbakar. Polisi tengah memburu pemilik usaha ilegal itu.
Kebakaran terjadi kemarin sore, Senin (12/1). Tidak ada korban jiwa, namun seisi gudang hangus dilalap api.
Gudang tersebut diduga digunakan mengoplos BBM jenis solar dengan minyak mentah yang berasal dari Musi Banyuasin. Petugas telah memasang garis polisi untuk proses penyelidikan.
"Benar, kebakaran terjadi kemarin di gudang pengolahan BBM ilegal, penyebabnya masih lidik," ungkap Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang, Selasa (13/1).
Identitas Pemilik Sudah Diketahui Polisi
Petugas telah mengantongi identitas pemilik dengan inisial RK. Keberadaanya tengah ditelusuri untuk dilakukan penangkapan.
"Pemiliknya buron, petugas masih menyelidiki," kata Situmorang.
Dari TKP, polisi mengamankan sejumlah alat yang digunakan dalam usaha pengoplosan BBM. Seperti mobil pikap Suzuki Carry yang hangus terbakar, dua bak penampungan BBM, dan tiga unit tangki BBM.
Barang Bukti Lainnya
Polisi juga menemukan satu unit tangki kosong merek PT Prima Lautan Mandiri, satu unit tangki warna biru putih kapasitas 5.000 liter yang berisi sekitar 3.000 liter solar olahan, dan satu unit tangki warna biru putih kapasitas 8.000 liter berisi sekitar 3.000 liter solar oplosan.
Kemudian ditemukan satu tangki petak, 15 drum, 21 kerangka baby tedmon ukuran 1.000 liter, empat unit mesin pompa, sejumlah selang ukuran lima inci, dan tiga unit tabung alat pemadam api ringan (APAR).
"Sebagian besar perlengkapan itu dalam kondisi terbakar. Kami segera selidiki agar terungkap," kata Situmorang.