Genangan Terminal Kampung Rambutan Tak Ganggu Operasional Bus AKAP
Meskipun sempat dilanda genangan air akibat luapan Kali Cipinang, operasional bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan tetap berjalan normal. Simak detail penanganan dan imbauan terkini.
Terminal Kampung Rambutan di Jakarta Timur sempat dilanda genangan air pada Sabtu (21/3) malam, sebuah kejadian yang menarik perhatian. Kondisi ini terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Genangan disebabkan oleh luapan Kali Cipinang yang berada di sekitar area terminal, menggenangi beberapa bagian penting.
Meskipun demikian, Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, memastikan bahwa genangan air tersebut tidak mengganggu operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP) secara signifikan. Bus-bus tetap beroperasi seperti biasa melayani penumpang yang hendak bepergian ke berbagai tujuan. Ketinggian air mencapai sekitar 10 hingga 20 sentimeter saat puncaknya, namun tidak sampai melumpuhkan aktivitas.
Genangan mulai terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan berangsur surut secara signifikan pada Minggu (22/3) pagi. Aktivitas penumpang di terminal pun berangsur kembali normal seiring surutnya air, tanpa ada penundaan berarti. Pihak terminal terus memantau kondisi lapangan dengan cermat untuk mengantisipasi potensi genangan susulan, terutama jika hujan deras kembali.
Operasional Bus AKAP Tetap Normal di Tengah Genangan Terminal Kampung Rambutan
Revi Zulkarnain menegaskan bahwa meskipun ada genangan di Terminal Kampung Rambutan, aktivitas bus AKAP dan Transjakarta tidak terganggu. Kendaraan besar tetap dapat keluar masuk terminal dengan aman dan lancar, menunjukkan ketahanan infrastruktur. Hal ini membuktikan kesiapsiagaan pengelola dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi.
Ketinggian air yang mencapai 10 hingga 20 sentimeter dinilai masih aman bagi operasional bus, mengingat desain terminal untuk menampung kendaraan besar. Tidak ada pembatalan perjalanan yang dilaporkan akibat kondisi genangan ini, sehingga jadwal keberangkatan tetap terjaga. Penumpang dapat melanjutkan perjalanan sesuai jadwal yang telah ditentukan tanpa kekhawatiran.
Petugas terminal sigap memantau situasi di lapangan untuk memastikan kelancaran operasional dan keamanan. Mereka terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Fokus utama adalah menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang serta kru bus.
Imbauan Kewaspadaan dan Pemantauan Berkelanjutan Pasca Genangan
Seiring dengan surutnya genangan di Terminal Kampung Rambutan, aktivitas penumpang kembali normal dan lancar. Namun, pihak pengelola tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca. Kewaspadaan ini terutama terkait kondisi cuaca ekstrem dan potensi genangan di sejumlah titik rawan.
Imbauan khusus ditujukan bagi pengguna jasa transportasi yang melintasi wilayah dengan aliran sungai. Potensi luapan air dari sungai, seperti Kali Cipinang, selalu ada saat hujan deras yang berkepanjangan. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber terpercaya.
Pemantauan kondisi di lapangan akan terus dilakukan oleh petugas terminal secara berkala dan intensif. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap kemungkinan genangan susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Keselamatan dan kelancaran perjalanan penumpang menjadi prioritas utama pihak pengelola Terminal Kampung Rambutan.
Sumber: AntaraNews