FOTO: Potret Cerianya Anak TK-SD di Jaktim Didatangi Prabowo, Saling Berebut Cium Tangan
Presiden Prabowo meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di dua sekolah di Jakarta Timur. Kedatangan Prabowo disambut antusias para siswa.
Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak atau sidak untuk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (3/2/2025). Ini kali pertama Prabowo mengecek langsung pelaksanaan program MBG sejak dimulai pada 6 Januari lalu.
Sekolah yang dikunjungi Prabowo yakni, SD Negeri 5 Jati dan TK Negeri 02. Prabowo yang didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tiba di lokasi pukul 09:38 WIB dengan menggunakan kendaraan Maung
Kedatangan Prabowo yang mendadak itu disambut antusias siswa-siswi di kedua sekolah tersebut. Prabowo yang mengenakan pakaian safari dan bertopi cokelat tampak diserbu padra siswa yang ingin bersalaman dengannya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan 15 juta anak-anak Indonesia telah mendapat makan bergizi gratisdi September 2025. Dia menekankan program tersebut harus menyasar semua anak-anak Indonesia pada akhir 2025.
"Untuk Januari sampai April 2025 program ini sasarannya adalah 3 juta anak. Bulan April sampai Agustus 2025 akan menuju 6 juta anak. September kita harapkan 15 juta anak. Dan akhir 2025 target kita adalah semua anak-anak Indonesia bisa dapat makan bergizi," kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Dia menyampaikan hingga kini program yang dimulai pada 6 Januari 2025 ini telah melayani 650.000 anak-anak di 31 provinsi. Prabowo menuturkan keberhasilan ini berkat kerja keras semua jajaran menteri dan pemerintah daerah.
"Terima kasih kerjasama ini. Seluruh kementerian/lembaga ikut mengamankan dan menyukseskan program ini. Kita akan bersinergi dengan pemerintah daerah, gubernur, bupati, walikota, dan seluruh perangkat daerah," ujarnya.
Prabowo mengatakan makan bergizi gratis bertujuan agar anak-anak Indonesia menjadi kuat dan cerdas. Dia optimistis kemampuan akademis anak-anak akan meningkat kedepannya.
"Ini adalah masalah strategis. Kita memperkuat masalah Indonesia. Anak-anak Indonesia harus kuat harus cerdas harus semangat harus sekolah dengan baik. Saya percaya dalam waktu yang tidak lama kita akan melihat peningkatan hasil kemampuan akademis anak-anak kita," tutur Prabowo.